Exel Winata Juara Lomba Literasi Museum Siwalima

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Exel Theo Winata Ursia berhasil menyabet Juara I Lomba Literasi Museum Siwalima 2020 yang digelar UPT Museum Negeri Provinsi Maluku Siwalima.
Siswa SMA Negeri I Ambon itu berhasil meyakinkan dewan juri melalui tulisannya yang berjudul Napak Tilas Perahu Kalulis di Tengah Peradaban, dan memperoleh nilai 261.
Tulisannya berkisar tentang sejarah keberadaan Perahu Kalulis mulai dari daerah asalnya Kei Kecil hingga keberadaannya sesuai catatan sejarah.
Exel berhak membawa pulang piala, piagam serta uang tunai sebesar Rp 5 juta dipotong pajak.

Sementara Juara II diraih Ladys Victori Teslattu siswi asal SMA Kristen YPKPM menulis tentang Lesa Demokrasi masyarakat Maluku yang terlupakan. Ladys memperoleh nilai 259 dan berhak atas uang tunai Rp 4.500.000 dipotong pajak serta piala dan piagam..

Sementara Juara III diraih Persi Joana Tambunan siswi SMA Negeri I Ambon ini menulis tentang Misteri Dibalik Diam sang Pati. Tulisannya ini mengulik tentang keberadaan Patung Kesuburan yang berada ditengah masyarakat zaman dulu.
Joana berhak atas piala, piagam. Dan uang tunai senilai Rp 4 juta dipotong pajak.

Setelah itu ada Juara Harapan I yang diraih Pieter Salakay asal SMK Negeri 7 Ambon. Pieter berhak atas uang tunai sebesar Rp 3 juta dipotong pajak serta piala dan piagam.
Disusul Juara Harapan II yakni Mexy Sasabone asal SMA Negeri I Ambon. Mexy berhasil menggondol piala, piagam serta uang tunai Rp 2,5 juta dipotong pajak serta Juara Harapan III diraih Guen Valin Sahureka siswa SMA Kristen YPKPM. Guen berhak atas uang tunai Rp 2 juta dipotong pajak, piala dan piagam penghargaan.

Sedangkan Juara Harapan III diraih Saadiah Rumbory siswa SMA Negeri I Ambon. Saadiah berhak atas uang tunai Rp 1,5 juta dipotong pajak serta piala dan piagam penghargaan.

Ketua dewan juri Lomba Literasi Museum Siwalima 2020, Husein mengatakan yang berhasil meraih gelar juara bukan segalanya.
“Mungkin saja hanya kebetulan mereka dalam penilaian dewan juri memiliki point kecil yang bisa jadikan mereka juara,” katanya.

Namun sesungguhnya kata Sekretaris Dinas Pendidikan Maluku ini bahwa semua peserta adalah juara.

Dikatakan, dari seluruh siswa yang ada di Maluku, seluruh peserta adalah mereka yang beruntung ikut dalam event bergengsi ini.
“Saya yakin, juara bukan tujuan utama tapi yang utama adalah telah terpatri dalam jiwa bahwa kita harus tetap harus berkeinginan untuk mencintai kebudayaan kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT Museum Negeri Provinsi Maluku Siwalima, Dra. Jean Saiya, M.Si menjelaskan, kegiatan Lokakarya dan Lomba Literasi Koleksi Museum Siwalima 2020 yang mengusung tema Koleksi Museum Bercerita.

Menurutnya, penilaian merupakan kewenangan mutlak dewan juri dan berhasil ditetapkan tujuh orang peserta yaitu Juara I hingga harapan III ditambah pemenang favorit.
“Kami mengapresiasi sekolah yang menyambut baik kegiatan ini, khususnya SMA Negeri I Ambon yang mengirim tujuh peserta dan empat diantaranya lolos sebagai juara,” katanya.

Kegiatan Lomba Literasi Koleksi Siwalima 2020 ini merupakan kegiatan terakhir dari Museum Negeri Provinsi Maluku Siwalima yang didanai DAK non fisik bantuan operasional Museum dan Taman Budaya.
“Walaupun di masa pandemi covid-19, srluruh kegiatan Museum Siwalima bisa dilaksanakan walaupun terjadi pengurangan peserta serta me laksanakan protokol kesehatan,” kata Saiya. (D2)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60