AMBON,MG.com– PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon menggelar program edukasi “School Goes to Airport” dengan mengundang siswa-siswi SD Inpres 59 Tawiri untuk belajar langsung mengenai operasional bandar udara, Senin (3/8/2026).
Program ini bertujuan memperkenalkan dunia penerbangan sejak dini sekaligus mengubah pandangan bahwa bandara bukan hanya tempat naik dan turun pesawat, tetapi juga ruang edukasi yang terbuka bagi masyarakat.
General Manager Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan pihaknya menyambut antusias kunjungan para siswa yang didampingi guru dan kepala sekolah.
“Bandara Pattimura bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan juga jendela edukasi dan ruang publik bagi masyarakat sekitar. Kami berharap kunjungan ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap dunia kedirgantaraan sejak dini serta menginspirasi anak-anak untuk menjadi bagian dari ekosistem penerbangan di masa depan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengikuti alur perjalanan layaknya penumpang pesawat. Mereka diajak mengunjungi area check-in untuk mengenal proses penerbitan boarding pass, penimbangan bagasi, hingga sistem conveyor yang mengangkut barang ke pesawat.
Selanjutnya, rombongan mendapatkan edukasi di Security Check Point (SCP) mengenai pentingnya keselamatan penerbangan. Petugas Aviation Security menjelaskan fungsi pemeriksaan X-Ray, larangan membawa barang berbahaya ke dalam kabin, serta aturan ketat di kawasan terbatas, termasuk larangan mengambil foto maupun merekam video.
Perwakilan Aviation Security, I Gde Bratha Adi, menegaskan bahwa pemeriksaan keamanan merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan penerbangan.
“Kami ingin menanamkan budaya disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan sejak dini. Anak-anak diajarkan mengapa terdapat aturan ketat di area keamanan dan alasan sejumlah barang tidak diperbolehkan masuk ke dalam pesawat,” jelasnya.
Usai melewati area pemeriksaan keamanan, siswa-siswi diajak menuju ruang tunggu keberangkatan di Gate 1 dan Gate 2 untuk memahami proses boarding sebelum penumpang memasuki pesawat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke area anjungan, tempat para siswa dapat menyaksikan langsung pesawat yang terparkir di apron. Mereka juga dikenalkan dengan berbagai fasilitas bandara seperti tenant kuliner, working space, game station, toilet, musala, hingga Kids Station yang disediakan untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang anak selama menunggu keberangkatan.
Tur edukasi ditutup di ruang kedatangan (Arrival Hall), di mana para peserta mempelajari proses pengambilan bagasi dan penyambutan penumpang yang baru tiba.
Melalui program “School Goes to Airport”, Bandara Internasional Pattimura Ambon berharap dapat meningkatkan literasi masyarakat tentang dunia penerbangan sekaligus menumbuhkan cita-cita generasi muda untuk berkarier di sektor aviasi.()











