Walau Belum Dilantik, SK Gubernur Maluku Telah Dikantongi MI dan BO

Murad Akui Lima Kabupaten di Maluku Yang Teridentifikasi Tidak “Kondusif” Saat Pemilu

NAMLEA,MG.com – Gubernur Maluku terpilih, Irjen Pol (purn) Murad Ismail, mengaku telah mengantongi SK selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2019-2024.
“Walaupun belun dilantik namun kami, saya dan pak Barbabas Orno telah mengsntongi SK selaku Gubernur dsn Wakil Gubernur Maluku definitif,” tegasnya dihadapan Ketua DPRD Buru, Camat dan kepala desa se Kabupaten Buru, Selasa (02/04/2019).

Karena itu, sebagai Gubernur Maluku terpilih, ia berkewajiban bertanggungjawab agar Pileg dan Pilpres tahun 2019 berlangsung aman dan terkendali.
“Plh. Gubernur tidak mempunyai kemampuan itu, yang punya kemampuan adalah gubernur. Saya telah bersinergi dengan TNI dan Polri, Pangdam dan Kapolda,” kata Murad.
Sebelum mengunjungi Pulau Buru dan beberapa daerah lainnya, Murad terlebih dalu bertemu dengan Kapolda Maluku, Irjen. Royke Lumowa.

Menurut Murad, Kapolda Maluku sempat menitip pesan untuk disampaikan kepada bupati dan walikota.
“Kapolda meminta saya untuk menyampaikan ke bupati dan walikota, Kapolres dan Dandim, untuk bagaimana terselenggaranya Pileg dan Pilpres dengan aman dan baik,” katanya menirukan ucapan Kapolda Maluku.

Pada pertemuan tersebut, Murad menjelaskan pertemuan Kepala Desa se Indonesia di Jakarta tanggal 9 April nanti.
“Selamat jalan ke Jakarta,” ucapnya singkat.
Murad ada menyinggung pula hasil rapat di Ambon, yang memperkirakan pada saat Pilpres, kemungkinan ada sedikit kendala atau ganguan, termasuk pula di Buru.
“Ada lima kabupaten yang dianggap tidak kondusif dalam tanda petik, yang pertama di Malteng, SBB, Buru, SBT dan Tual,” kata Murad.
Untuk itu dirinya harus mendatangi daerah yang terindentifikasi kurang “kondusif” itu.
Saat mendatangi daerah-daerah tersebut, Murad langsung bertemu bupati/walikota dan Kapolres juga Dandim.

Saat pertemun dengan bupati, kapolres maupun dandim, dirinya selalu diyakinkan akan keamanan saat Pileg dan Pilpres.
“Mereka mengatakan percayakan kita di daerah, Pileg dan Pilpres akan berjalan aman dan lancar,” ujar Murad.
Untuk itu dirinya berharap agar dibawa komando Bupati, Kapolres, Dandim dan tokoh masyarakat Pileg dan Pilpres akan berjalan terkendali, aman dan lancar.

Untuk diketahui, kedatangan Gubernur Maluku terpilih dan rombongan ke Buru disambut Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi, bersama tiga Pimpinan DPRD, Iksan Tinggapy SH , Aziz Hentihu SE dan Djalil Mukaddar, Kapolres Pulau Buru, AKBP Ricky Purnama Kertapati, Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf Syarifudin Azis bersama anggota dewan, para pimpinan OPD dan para camat, serta tokoh masyarakat. (An)

Tinggalkan Balasan