GMKI Cabang Ambon Gandeng 10 Pengacara

Buntut Perampasan dan Pengrusakan Atribut GMKI

AMBON, MG.com – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon gandeng 10 pengacara top Kota Ambon dalam upaya mencari keadilan atas tindakan sporadis yang dilakukan anggota Polres Pulau Ambon dan Pp Lease saat aksi damai di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (19/03/2019).
“Ada 10 pengacara yang akan mendampingi GMKI Cabang Ambon, diantaranya, Jhon Kainama dan Pistos Noya,” jelas Ketua GMKI Cabang Ambon, Almindes Vallentino Syauta saat memberikan konfrensi pers di Ambon, Rabu (20/03/2019).

GMKI Cabang Ambon menuntut Kapolda Maluku mencopot AKP Syarifudin dari jabatannya karena tindakan anggota polisi dari Unit Sabhara Polres Ambon dinilai sangat keterlaluan.
“Kami meminta Kapolda Maluku, Irjen (Pol) Royke Lumowa selaku pimpinan tertinggi kepolisian di Maluku menyikapi penghinaan terhadap GMKI secara orgsnisasi,” kata Syauta.

Untuk itu, hari ini, Kamis (21/03/2019) GMKI Cabang Ambon mengirim surat ke Kapolda Maluku untuk bertemu guna menyampaikan permasalahan ini.
“Kami mau menemui Kapolda guna membicarakan persoalan ini,” tegasnya.

Menurut Syauta, pihaknya telah menyurati GMKI Pusat serta organisasi sayap lainnya terkait tindakan arogan anggota Polres Pulau Ambon dan Pp Lease khususnya Unit Sabhara dibawa komando AKP Syarifudin.

GMKI menuntut Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa agar memecat oknum polisi yang melakukan tindakan kekerasan kepada anggota GMKI Cabang Ambon itu.
”Kami berharap tindakan tidak terpuji ini tidak dilakukan lagi oleh siapapun yang hendak menyampaikan aspirasi,” katanya.

Ia juga menambahkan, jika permintaan mereka tidak ditindaklanjuti maka pihaknya akan menurunkan personil yang lebih banyak lagi. (MG).

Tinggalkan Balasan