Tim Gabungan Lakukan Penertiban di GB

Kapolres Buru : Jika Terjepit Keluarkan Senjata dan Tembak

AMBON, MG.com – Tim Gabungan Penertiban Gunung Botak lakukan penyisiran dan penertiban penambang ilegal di areal Gunung Botak Kabupaten Buru.

Kapolres Buru, AKBP Adityanto B. Satrio SH.Sik.MH perintahkan tembak ditempat jika ada penambang yang lakukan perlawanan yang membahayakan Tim Gabungan Penertiban di kawasan Gunung Botak Kabupaten Buru.

Penegasan ini disampaikan Satrio pada apel pengecekan pasukan setibanya di Dusun Anhoni Desa Kayeli Kabupaten Buru.

“Laksanakan pembersihan penambang dan tenda-tenda yang ada, perhatikan keamanan dan keselamatan pada saat penyisiran tidak usah arogan, kalau ada penambang dan masyarakat silahkan beri himbauan agar penambang segera meninggalkan lokasi. Jika ada yang lakukan perlawanan yang membahayakan, keluarkan senjata atas perintah saya,” tegasnya.

Pernyataan Kapolres Buru kemudian dipertegas Dandim Dandim 1506 Namlea Letkol Sarifuddin.

“Kita datang di lokasi ini untuk menghimbau penambang agar turun, jika terjepit tembak berdasarkan perintah Kapolres namun tetap memperhatikan keamanan dalam pelaksanaan penertiban,” tegasnya.

Kapolres Buru selanjutnya memerintahkan pelaksanaan  penertiban di area tambang GB dengan menggunakan alat senso kayu merk STIHL MS250. Sebanyak tiga unit senso merk STIHL MS250 dikerahkan dan seluruh pasukan naik ke areal tambang GB melaksakanakan pembongkaran dan pembakaran tenda penambang.

Penertiban selesai dilakukan pukul 14.50 wit.

Sekedar untuk tahu, Tim Gabungan Penertiban terdiri dari TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Buru mulai lakukan pembersihan kawasan Gunung Botak Kabupaten Buru dari penambang ilegal.

Penertiban ini mulai dilakukan pada, Kamis (30/8/2018).

Tim Gabungan yang tiba pukul 10.00 wit di Area Gunung Botak Dusun Anhoni Desa Kayely Kabupaten Buru terdiri dari Personil Kodim 1506/Namlea  berjumlah 40 orang dengan materil Senjata SS1 20 pucuk, personil POM 5 orang, personil Polres Buru 93 orang, personil Brimob 60 orang dan Sat Pol PP Kabupaten Buru 40 orang.

Tim ini dipimpin Kapolres Buru

AKBP Adityanto B. Satrio SH.Sik.MH, Dandim 1506 Namlea Letkol Sarifuddin, Wakapolres Buru, Kompol Fery Mulyana,

Pasiops Kodim 15006/ Namlea,

Kapten Inf Husein Malagapi, Dan Sub Pom Namlea Lettu Cpm Aidil Saputra, Kepala Bidang Kantip Satpol PP, Ajid Fatsey S.Sos, Kabag Ops Polres Buru, Kompol L. Udin Taher S.IP.

Sebelum lakukan penertiban, tim gabungan lakukan apel pengecekan oleh Kapolres Buru dilanjuti dengan pemasangan dan pembagian kertas berisi himbauan kepada para penambang yang isinya penertiban akan dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus hingga 01 September 2018.

Untuk itu diharapkan para penambang segera mengosongkan areal GB.

Penyisiran dimulai dari Sungai Anhoni. (an)

Tinggalkan Balasan