Hak Pendamping PKH SBB Dipangkas

  • Whatsapp
banner 468x60

Piru,MenaraGlobal.Com- Dana sharing pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dipangkas tanpa ada penjelasan.

Dana yang semestinya diterima pendamping sebesar Rp 750.000 per orang namun ternyata saat diterima hanya Rp 600.000.

“Dari anggaran yang mestinya kami terima sebesar Rp 750.000 hanya diterima Rp 600.000. Jumlah seluruh pendamping di SBB 75 orang maka jumlah dana yang dipotong sebesar @Rp 150.000 x 75 = Rp 11.250.000¬† untuk apa peruntukannya,” kata salah satu pendamping yang enggan namanya disebut kepada MenaraGlobal.com di Piru, Senin (9/7/2018).

Diduga potongan ini dilakukan Kepala Dinas Sosial SBB, Joseph Rahanten.

Sumber ini menjelaskan, pada hari Senin tanggal 2 Juli semua pendamping PKH datangi kantor Dinas Sosial untuk menandatangani daftar penerima dana sharing PKH sebesar Rp 750,000 sesuai daftar nama setiap pendamping.

“Saat itu dana belum dicairkan dan kami disuruh pulang hingga ada pemberitahuan¬† lagi,” katanya.

Dan, Sabtu (7/7/2018) ada pesan singkat melalui WA bahwa dana pendamping hanya Rp 600,000. “Anehnya tanpa penjelasan untuk apa pemotongan tersebut,” tandasnya.

Untuk itu para pendamping mendesak Kepala Dinas Sosial SBB untuk menjelaskan soal pemotongan dana tersebut.

” Harus ada penjelasan dari kadis,” tegasnya. (Fit).

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60