Kualitas Jadi Acuan Seleksi IPDN di Maluku

AMBON, MG.com – Seleksi untuk rekrutman calan mahasiswa Institut Pegawai Dalam Negeri (IPDN) harus dilakukan secara terbuka dan transparan. Sebab, untuk Maluku kuota yang disiapkan Pemerintah Pusat sebanyak 27 orang namun yang mendaftar mencapai 1.500 orang.
Seleksi administrasi menggugurkan hampir 400 orang dan saat ini tersisa 1.100 orang.

Menyikapi hal ini, Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury menjelaskan, yang diharapkan siswa yang lolos dari Maluku adalah pemuda/pemudi yang betul-betul terpilih karena punya kemampuan dan kualitas.
“Sebab jika lolos IPDN maka sama dengan lolos PNS karena telah dibiayai negara dan daerah. Karena itu jangan kita main-main dengan seleksi karena seleksi yang tidak ketat akan berakibat pada mutu. Tapi jika seleksinya ketat dan mengacu pada mutu maka otomatis hasilnya akan lebih baik,” kata Wattimury kepada wartawan di Sekretariat DPRD Maluku, Kamis (02/07/2020).

Menurutnya, peserta yang mendaftar sangat banyak dan kuota penerimaan sangat sedikit.
Untuk itu, tambah Wattimury, diharapkan supaya seleksi benar-benar diperhatikan mutunya.
“Bagi panitia seleksi di Maluku, bimbing anak-anak ini agar mereka tahu seleksi yang bagaimana. Agar saat lulus, anak tersebut lulus karena kualitas,” katanya. (D2)

Tinggalkan Balasan