Rakorwil DPD PKB Maluku, Ajang Evaluasi dan Penataan Partai

AMBON, MG.com – DPW PKB Maluku gelar Rapat Koordinasi Wilayah.
Rakorwil DPW PKB Maluku merupakan bagian dari tugas konsolidasi DPW PKB Maluku.
Rakorwil dihadiri Ketua dan Sekretaris serta Kepala Sekretariatan DPC dari 11 kabupaten.

Rakorwil DPW PKB Maluku mengusung tema Penataan Struktur dan Managemen Partai Menuju Partai Modern.
“Artinya, saat ini ditandai dengan Era Industri 4.0, dan tantangan ke depan akan semakin besar. PKB saat ini mengikuti mainstream untuk menjadi Partai Modern,” kata Ketua DPW PKB Maluku, Basry Damis kepada wartawan, usai pembukaan Rakorwil DPW PKB ke II di Ambon, kemarin.

Menurutnya, penataan infrastruktur dilakukan lantaran tahun 2020 ditetapkan PKB sebagai tahun konsolidasi.
“Diharapkan, penataan infrastruktur partai harus rampung, baik tingkat DPC, DPAC Kecamatan dan Dewan Pengurus Ranting PKB tingkat desa,” harapnya.

Rakorwil yang digelar saat ini bertujuan untuk menuntaskan konsolidasi partai terkait dengan penataan struktur dan pengelolaan managemen diharapkan tuntas.

Selain itu, Rakorwil yang digelar ini juga sebagai bagian dari evaluasi hasil Pemilu 2019, ada target yang tidak tercapai, yakni kehilangan satu kursi DPR RI dan kehilangan satu kursi di kabupaten dan kota.
“Saat Pemilu 2014 PKB peroleh 26 kursi di DPRD kabupaten dan kota sedangkan tahun 2019 hanya peroleh 25 kursi. Begitu juga dengan kursi DPR RI, PKB kehilangan satu kursi,” tambahnya.
Untuk itu pihaknya akan mengevaluasi, membenahi, menata partai, menata struktur untuk kesiapan Pemilu 2024.

Disinggung soal tantangan di era Industri 4.0 yang ditandai dengan peranan generasi milenial, Damis menjelaskan, jika kaum milenial yang akan mengambil alih kendali, sehingga struktur partai diwarnai peranan kaum milenial, sebagai pengurus anak cabang kecamatan dan pengurus ranting. “Rekrutmen akan dibuka seluas-luasnya bagi golongan usia dibawa 30 tahun,” tegasnya.

“Target DPW PKB Maluku pada Pileg 2024 akan mengambil kembali kursi DPR RI dan menambah kursi di DPRD kabupaten dan kota juga di DPRD Maluku,” katanya pasti.

Sementara itu, anggota DPRD Maluku, Ruslan Hurasan menjelaskan Rapat Koordinasi Wilayah tahap II DPW PKB Maluku memiliki tiga agenda besar yang ingin dicapai yakni penataan struktur partai dimulai dengan pembentukan DPAC sampai dengan mensinkronkan musyawarah di tujuh kabupaten kota yang telah habis massa kepengurusannya juga manajemen partai.
Tujuh daerah yang masa kepengurusannya telah berakhir yakni, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Kota Ambon, Maluku Barat Daya (MBD), Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Kota Tual secara serentak pada tahap pertama dan tahap kedua 4 kabupaten dan kota.
Tahun 2021 tidak lagi konsolidasi, karena saat itu telah dilakukan penataan partai dan dilanjutkan dengan verifikasi partai.
“Intinya menyiapkan PKB menjadi partai modern dan mempersiapkan langkah strategis terkait pemenangan partai di Pemilu 2024. Kita akan berembug bersama dimulai dengan seluruh anggota DPRD Kabupaten dan kota bersama kami di Provinsi Maluku untuk menentukan strategis pemenangan Pemilu 2024,” jelasnya. (On)

Tinggalkan Balasan