Maluku Tak Terpengaruh Isu Swing Voter

AMBON, MG.com – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi Ma’ruf di Maluku,
Murad Ismail yakin masyarakat tidak terpengaruh isu swing voter pada Pemilu serentak 2019.
Dengan demikian pilihan terhadap pasangan calon 01 bisa dipastikan menang telak.
“Tren swing voter tidak akan mempengaruhi target 70 persen menang, karena orang Maluku sebagian besar adalah pemilih tradisional,” kata Gubernur Maluku terpilih Drs. Murad Ismail di Ambon, Rabu (10/4/2019).

Menurutnya, masyarakat Maluku adalah pemilih tradisional yang masih minim akses telekomunikasi, sehingga mereka tidak bersentuhan langsung dengan kampanye melalui dengan media sosial oleh pihak lawan politik.
Lantaran kondisi tersebut, Murad yakin kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf akan ditentukan kerja keras relawan TKD di daerah-daerah.
“Sebagian besar pemilih di kabupaten dan kota di Maluku tidak bisa menggunakan media sosial. Palingan yang terpengaruh itu di kota, misalnya, di Ambon dan beberapa kota lainnya sedangkan daerah lain belum bisa mengakses internet dengan baik,” katanya.

Swing voter merupakan kelompok pemilih yang mudah dipengaruhi melalui media sosial. Di Maluku tren swing voter hanya terjadi di kawasan perkotaan, yang mana tingkat akses telekomunikasi dan jaringan internet lancar, sehingga masyarakat mudah mengakses berbagai platform media sosial.

Dijelaskan pula bahwa, tren swing voter atau perpindahan pilihan ke paslon 02 adalah mereka yang bisa akses internet, tapi orang Maluku sebagian besar adalah pemilih tradisional, tetap akan bertahan pada paslon 01.

Mantan Kakor Brimob Polri ini menjelaskan, beberapa hari terakhir sebelum memasuki masa tenang Pemilu 2019, pihaknya gencar mengunjungi berbagai wilayah di Maluku untuk mengkampanyekan pasangan Jokowi-Ma’ruf.
Tiga wilayah yang dijadwalkan akan segera dikunjungi dalam empat hari terakhir adalah Kepulauan Aru, Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebagai gubernur terpilih dirinya punya tanggungjawab itu untuk mengecek bagaimana di daerah.
“80 persen mereka katakan pilihannya paslon 01,” tegasnya.

Pilpres 2019 ini akan diikuti dua pasangan capres, yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga

Untuk diketahui, Swing voter adalah istilah yang merujuk pada kelompok pemilih yang sebelumnya mendukung partai tertentu, tapi kemudian mengubah dukungannya dan memilih calon atau tokoh dari partai lain. (On)

Tinggalkan Balasan