Hasil DPTb Jumlah Pemilih Maluku 1.268.757 orang

  1. AMBON, MG.com – KPU Provinsi Maluku yang digawangi M. Rivan Kubangun bersama empat komisioner lainnya akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tambahan tahap ke -2 (DPTb-2) Pemilu 2019.
    Penetapan tersebut dilakukan melalui Rapat Pleno Terbuka di Santika Hotel Ambon, Kamis (21/03/2019).
    Rapat tersebut dihadiri 11 KPU kabupaten/kota, pimpinan partai politik peserta Pemilu 2019, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku.
    Hasilnya jumlah pemilih tetap di Maluku sebanyak 1.268.757 orang dengan rincian,
    623.737 pemilih laki-laki dan 645.020 pemilih perempuan yang tersebar di 5.526 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 11 kabupaten/kota se-Maluku.

Sebelumnya, pada Desember 2018, KPU Provinsi Maluku menetapkan jumlah pemilih tetap sebanyak 1.267.971 orang, terdiri dari 623.355 pemilih laki-laki dan 644.616 pemilih perempuan yang tersebar di 5.525 TPS di Maluku.
Namun ada perbaikan sehingga terjadi penambahan jumlah pemilih serta TPS.

Perbaikan yang dilakukan akibat adanya perubahan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Kubangun menjelaskan, ada 99 orang yang dikeluarkan dari DPT lantaran laporannya tidak sesuai prosedur.
Ke 99 orang itu terakomodir melalui rapat yang dilaksanakan KPU Kota Tual dalam rangka perbaikan DPT.

“Pelaporan untuk DPK harus berjenjang. Dilaporkan oleh masyarakat atau organisasi masyarakat, atau partai peserta pemilu kepada PPS kemudian diteruskan ke PPK, selanjutnya ke KPU kabupaten/kota. Jadi melalui perjenjangan, dari bawa,” kata Kubangun.

Kubangun menjelaskan, ada yang melaporkan nama 99 warga di Kota Tual untuk dimasukan dalam DPK setempat tidak melalui prosedur yang ditetapkan.
“Oleh karena itu, Bawaslu Kota Tual tidak bisa membuat rekomendasi  agar 99 nama itu dimasukan dalam DPK, lantaran tidak melalui prosedur yang berjenjang. Harus dicermati apakah nama-nama tersebut ada orangnya? punya KTP elektronik atau keterangan identitas lain? Dan apakah alamatnya sesuai dengan yang dilaporkan ?” kata Kubangun.

Menurutnya, masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, namun tidak terdaftar di DPT dan DTPb, dapat dimasukan ke dalam DPK pada hari pencoblosan, dengan menunjukan KTP elektronik kepada petugas KPPS yang alamatnya sesuai dengan lokasi pemungutan suara.
“Pelayanan kepada mereka mulai pukul 12.00 – 13.00 wit,” ujarnya. (MG)

Tinggalkan Balasan