e-Arsip Wujud Kepedulian Penertiban Arsip

AMBON, MG- e-Arsip dengan aplikasi sistem merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah dalam upaya melaksanakan Pembinaan Kearsipan Nasional, mulai dari inst

ansi Pusat hingga daerah.

Demikian dikemukakan Direktur Daerah Arsip Nasional RI, Asep Mochtar Mawardi saat kegiatan Pendampingan dan penyerahan  e-Arsip dengan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) Tahun 2018 di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (26/7/2018).

“Ini juga sasaran Program Nawacita oleh Pemerintah Jokowi-JK, maka aparatur dituntut untuk profesional, menguasai teknologi informasi dan komunikasi serta keahlian di bidang masing-masing terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi di negara-Negara Asean (MEA),” katanya.

Olehnya itu tambahnya, harus merubah paradigma arsip yang tidak berkembang menjadi paradigma pengembangan arsip.

“Disamping telah muncul adanya fenomena penguatan semangat otonomi daerah, Clean Government dan Good Governance dari berbagai aspek kehidupan yang tumbuh secara objektif dalam pelaksananaan pemerintahan dan pembangunan, semua harus disikapi secara arif dan bijaksana,” jelasnya.

Melalui kegiatan Pendampingan dan Penyerahan e- Arsip dengan Aplikasi Sistem Informasi Kerasipan Dinamis diharapkan bisa menyamakan persepsi menghadapi tantangan bidang tugas yang menjadi kew

enangan dan tanggung jawab bersama.

“Saat ini kita juga dituntut oleh masyarakat untuk konsisten melakukan tugas pemerintah dan pembangunan sesuai tuntutan reformasi, dimana profesionalisme, dan transparasi harus betul diketahùi pada nomor awal dari seluruh kegiatan manajemen,” terangnya.

Hal ini harus didukung bukti-bukti kuat serta otentik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada saat ini, dimana perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah begitu pesatnya, harusnya dilakukan langkah-langkah pemanfaatan dalam pengelolaan arsip.

Namun harus dicermati bahwa tek

nologi informasi dan komunikasi tidak hanya mendorong terciptanya efisiensi dan efektifitas melainkan juga ancaman t

erhadap keberadaan arsip-arsip yang tercipta secara elektronik dan dikelola di lingkungan elektronik.

Melalui program pemerintah atau ANRI, aparatur dituntut untuk meningkatkan sumber daya kearsipan dalam mendukung penyelenggaraan kearsipan, secara menyeluruh terutama kearsipan daerah untuk menyelamatkan Informasi Arsip. (on)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan