Publik  Masih Inginkan Assagaff Pimpin Maluku

AMBON, MenaraGlobal.com – “Jika Pilkada diadakan hari ini, pasangan Said Assagaff-Andreas Rentanubun dengan akronim SANTUN memperoleh  34,70 persen dukungan responden pertanda masih diinginkan masyarakat Maluku untuk jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku,” kata Husain Marasabessy, Direktur Media Survei dan Strategi (MSS)  dibawah naungan Maleo Institute, kepada wartawan di Ambon saat merilis hasil surveinya, Sabtu (23/06/2018).

Ditempat kedua ditempati pasangan calon (paslon) HEBAT dengan 26,30 persen dan paslon BAILEO pada posisi ketiga dengan 24,90 persen.

Lima alasan petahana masih diinginkan melanjutkan kepemimpinan, pertama,  popularitas paslon Said Assagaff dengan tingkat pengenalan 91,00 persen dan disukai 83,60 persen.

Disusul,  Abdullah Vanath, Murad Ismail, Herman Koedoeboen, Barnabas Orno dan Anderias Rentanubun.

Juga secara umum, keadaan politik, ekonomi, keamanan dan penegakan hukum  dinilai baik oleh masyarakat, dibawah pimpinan Said Assagaff.

Selain itu, publik puas dengan kinerja incumbent dengan persentase cukup signifikan. “Kepuasan masyarakat atau publik terhadap kinerja pemerintah provinsi dalam berbagai aspek masih diatas 50 persen hingga 80 persen,” jelasnya.

Mayoritas dukungan partai kepada Said Assagaff tambahnya banyak tapi bukan berarti banyak dukungan lantaran kinerja partai tapi kuncinya pada jualan figur.

“Pilkada Maluku tersisa tiga hari lagi, posisi perolehan suara masih dipimpin oleh pasangan SANTUN (Said Assagaff -Anderias Rentanubun) sebesar 34,70 persen. Kondisi ini didasarkan pada lima alasan diatas. Sementara itu, swing voters tersisa 14,10 persen di H-3,” sebut Marasabessy.

Untuk diketahui, ketiga paslon yang akan bertarung merebut hati rakyat pada Pilgub Maluku periode 2018-2023 ada tiga paslon diantaranya, nomor urut 1 paslon SANTUN, nomor urut 2 paslon BAILEO (Murad Ismail -Barnabas Orno) dan nomor urut 3 paslon Herman Koedoeboen -Abdullah Vanath). (on)

Tinggalkan Balasan