Data Vaksinasi Maluku dan Pusat Berbeda

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Target vaksinasi di Maluku belum mencapai target untuk itu semua pihak harus bekerja keras mensukseskan program pemerintah guna memutuskan penyebaran Covid-19.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Maluku, Brigjen TNI Arnold AP Ritiauw kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (11/11/2021).
“Kita semua harus keras agar sebelum akhir Desember 2021, capaian 70 persen untuk vaksinasi dosis I dan 50 persen vaksinasi dosis II dan datanya ter-update di Kementerian.
“Inisiasi rapat ini datang dari kita, karena kemarin rapat dengan Panglima ada perbedaan data antara pusat dan daerah. Kita rapat ini untuk meluruskan data-data. Perlu diingat bahwa kita harus bekerja keras karena sampal saat ini untuk jumlah vaksinasi dosis I Maluku masih nomor tiga dari bawah, vaksinasi dosis II juga masih nomor dua dari bawah. Jadi jangan sampai kita dianggap tidak bekerja padahal kita ini sudah capek di lapangan hanya karena tidak sinkronnya data yang ada,” kata Ritiauw.

la mengaku tidak sinkronnya data ini lantaran Maluku merupakan wilayah kepulauan dan masih ada kabupaten/kota yang sulit terhubung jaringan sehingga input data secara manual.

“Mungkin administrasi juga di Puskesmas
masih menggunakan data manual, Ini yang membuat terjadi selisih data yang dilaporkan perhari oleh kementrian kesehatan dan provinsi,” kata Ritiauw.

Dikatakan, data sangat tergantung pelaporan yang ada disana.
“Bagaimana, daerah jauh tidak ada jaringan, kita lapornya kan susah lalu
dengan tulisan tangan. Ini kan susah, namanya manual,” Ritiauw menjelaskan.

Dikatakan, permasalahan penyampaian data jika terlambat akan masuk pada hari berikutnya dan akhirnya terjadi petbedaan data.
“Kita coba cari solusi agar kita Maluku jangan dibawah sehingga kita harus kerja keras,” harap Ritiauw. (D2)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60