Sekda Ingatkan Masyarakat Tidak Terprovokasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Soal Video Adu Argumentasi Gubernur Maluku-Staf Protokoler Istana

AMBON, MG.com – Masyarakat Maluku Diminta tidak terprovokasi dengan diviralkan kembali video lama saat Gubernur Maluku terlibat adu argumentasi dengan salah satu ibu di media sosial cukup mengagetkan masyarakat Maluku.

Namun ternyata setelah diteliti video tersebut bukan video baru namun video yang direkam tahun 2019, saat bencana gempa di Kota Ambon.

Sekda Maluku, Kasrul Selang, kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku
Kamis (06/05/2021) memastikan jika vidio tersebut diambil saat kunjungan Presiden RI, Joko Widodo pada tahun 2019.
“Video ini sudah lama, dan kejadiannya saat Presiden RI mengunjungi Tulehu dan sekitarnya saat terjadi gempa, September 2019. Ibu yang terlibat adu argumentasi dengan pak gubernur adalah salah satu staf protokoler istana. Maka jelas, ibu ini bukan warga di sini,” jelas Sekda.

Sekda menjelaskan, saat itu, mobil Presiden RI berhenti di kawasan Desa Passo untuk menyapa masyarakat.
“Dan ada salah satu ibu kalau tidak salah Staf Protokoler Istana. Jadi bukan pak gubernur marahi ibu-ibu warga setempat,” jelasnya.

Sekda meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan ulah orang yang tidak bertanggungjawab.
“Sekarang telah jelas, kalau video tersebut video lama dan masyarakat jangan terprovokasi apalagi ini bulan Ramadhan, mari kita jaga situasi dan kondisi agar tetap aman,” katanya.

Salah satu jurnalis yang kebetulan ada di lokasi kejadian saat itu mendukung sikap Gubernur Maluku yang langsung mendatangi staf Protokoler Istana.
“Saat itu, semua orang mendukung sikap pak gubernur karena ibu tersebut berlaku tidak sopan,” kata jurnalis itu. (Eln)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60