Ambon,MG.com — Bank Indonesia menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung pelaksanaan tugas di bidang moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, khususnya di wilayah Maluku.
Dalam sebuah pertemuan bersama insan pers, perwakilan Bank Indonesia menyampaikan bahwa kolaborasi dengan media menjadi faktor krusial dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara luas”ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dhita Aditya Nugraha
“Bahwa tugas Bank Indonesia di bidang moneter, di bidang makroprudensial maupun sistem pembayaran tentunya membutuhkan kehadiran bapak ibu yang ada di sini. Dan tentunya media juga punya peran yang amat penting, amat krusial di Maluku ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini telah berkontribusi dalam menyosialisasikan berbagai kebijakan dan informasi ekonomi kepada masyarakat.
“Terima kasih sudah menjadi bagian dari Bank Indonesia dalam mensosialisasikan, mempublikasikan hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tentunya lewat publikasi yang baik, kita bisa mengomunikasikan kepada masyarakat secara lebih efektif,” lanjutnya.
Menurutnya, penyampaian informasi seperti rilis inflasi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta berbagai indikator ekonomi lainnya harus dilakukan secara akurat dan berimbang agar dapat dipertanggungjawabkan.
“Di tengah dinamika global yang bergerak sangat cepat dan tantangan yang tidak mudah, informasi yang bapak ibu sampaikan harus akurat dan berimbang serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Bank Indonesia juga menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga dan media dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.
“Oleh sebab itu, kita semua perlu bersinergi dan berkolaborasi terkait pemberitaan informasi yang disampaikan kepada masyarakat secara luas,” katanya.
Dalam forum temu wartawan tersebut, Bank Indonesia turut menyampaikan akan ada pemaparan terkait perkembangan UMKM dan ekonomi syariah, termasuk agenda kegiatan yang akan berlangsung pada 16 hingga 18 mendatang.
“Kami berharap materi-materi yang akan disampaikan dapat menjadi bekal bagi rekan-rekan media untuk menyampaikan informasi yang lebih akurat, komprehensif, dan edukatif kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Bank Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi yang transparan dengan media.
“Kami berkomitmen membuka ruang komunikasi yang transparan dan konstruktif kepada rekan-rekan media. Kami juga sangat terbuka terhadap masukan dan informasi dari teman-teman semua,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, ia menegaskan bahwa kolaborasi yang baik antara Bank Indonesia dan media merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi di daerah.
“Ini semua merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi di Maluku,” tutupnya.










