AMBON, MG.com – Masyarakat Kota Ambon belum sadar menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Demikian disampaikan Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay kepada wartawan,Senin ( 25/01/2021)
Menurutnya, kalau hasil operasi yustisi tetap ada pelanggaran dan ditemui juga ketika operasi yustisi di malam hari, ada warga kota yang masih nongkrong atau berada di rumah kopi dan tempat makan.
“Sehingga kami menilai tingkat kesadaran masyarakat terhadap prokes masih rendah, jadi masyarakat belum sadar terapkan protokol kesehatan,” akuinya.
Dirinya menjelaskan, walaupun tingkat kesadaran rendah namun tingkat kepatuhan cukup tinggi.
“Untuk tingkat kepatuhan kami menilai cukup tinggi, karena masyarakat kota Ambon mulai patuh dalam jam operasional yang telah ditentukan satgas,”j elasnya.
Luhukay berharap, masyarakat Kota Ambon bisa mematuhi aturan PSBB dan protokol kesehatan sehingga dapat memutuskan penyebaran Covid-19.
Bukan itu, perilaku masyarakat juga sangat menentukan Kota Ambon untuk bisa keluar dari zona orange dan masuk ke zona kuning.
“Mari kita jaga kondisii lebih baik lagi karena dari hasil terakhir 1,9 skoring kita sudah naik. Kami berharap kondisi ini dapat di kendalikan, kemungkinan bisa berada di zona kuning,” jelasnya. (Fal)










