Gubernur Gelontorkan Bantuan Belasan Miliar di Aru

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Sejumlah bantuan di Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian, UMKM dan Sosial Keagamaan bernilai belasan milyar rupiah diserahkan Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Kepulauan Aru, Sabtu (21/11/2020).

Kunjungan kerja Gubernur Maluku beserta rombongan dalam rangka memantau persiapan pelaksanaan Pilkada serta menyerahkan bantuan kepada masyarakat bertempat di Gedung Sitakena, Kota Dobo.

Hadir pada pertemuan tersebut, isteri Gubernur Maluku, Ny. Widya Murad Ismail,
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Kasrul Selang, Ketua DPRD Provinsi Maluku Lucky Wattimury, Penjabat Bupati Aru Rosidah Soamole, sejumlah Ketua Fraksi di DPRD Maluku, pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Aru, Pimpinan OPD, Penyelenggara Pemilu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan.

Bantuan yang diserahkan Gubernur Maluku antara lain, bantuan pendidikan yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Maluku berupa Kartu Maluku Cerdas (KMC) bagi siswa SMA sebanyak 54 siswa dan beasiswa miskin untuk 54 siswa, senilai Rp 1,2 juta per anak per tahun.

Juga bantuan operasional yang diperuntukan bagi tiga lembaga PAUD, serta penambahan ruang kelas.
Selain itu, ada juga bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan bagi SMA dan SMK di Kabupaten Aru.
Dalam upaya penaggulangan Covid-19, kata Gubernur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku juga memberikan bantuan 1 unit ventilator dan Alat Pelindung Diri (APD) serta rumah dinas bagi tenaga kesehatan..

Khusus untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, mantan Dankor Brimob Polri ini memberikan bantuan di Bidang Tanaman Pangan berupa, benih padi lahan kering seluas 700 Ha, jagung hibrida 500 Ha, Corn sheller 10 unit. Corn Sheller mobile 2 unit.

Gubernur juga menyerahkan bantuan perkebunan berupa bibit kelapa sebanyak 12 ribu anakan, bantuan cabe rawit untuk 25 hektar lahan pertanian serta sarana produksi hortikultura yakni, Cultivator 3 unit dan alat pengolah jagung 2 paket.

Sedangkan dalam upaya penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Provinsi Maluku juga memberikan bantuan bagi 250 pelaku UMKM, bantuan dana bergulir untuk 2 kelompok usaha sebesar Rp 150 juta, bantuan sembako, PKH, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Total bantuan pendidikan yang diserahkan senilai Rp 18.8 milyar.

Bantuan lain yang diserahkan yaitu bantuan dana bagi pembangunan rumah ibadah masjid dan gereja di Kabupaten Aru.
Gubernur juga menyampaikan, melalui Balai Jalan, diberikan bantuan bidang infrastruktur antara lain, pembangunan jalan Sional-Sionidal Ngaibor dan pembangunan prasarana pengaman pantai.

“Dan pada tahun 2021, melalui APBD Provinsi Maluku juga akan ada pemeliharaan rutin dan pembangunan jalan Belakang Wamar, pembangunan sarana dan prasanana air bersih, dengan total anggaran Rp 4.8 milyar,” ungkap Gubernur.

Sementara itu melalui APBN Tahun 2020, telah dialokasikan untuk pengembangan sistem penyediaan air minum di 27 desa, sebesar 7.8 milyar. Dan pada tahun 2021, penyediaan air bersih dianggarkan sebesar Rp 6.9 milyar.
“Setelah berkoordinasi dengan Balai Cipta Karya, Kementerian PUPR, kita juga akan mendapat bantuan untuk pembangunan dan rehabilitasi prasarana pendidikan, sebanyak 6 unit dengan nilai 1Rp 2.8 milyar.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya untuk menyerap aspirasi masyarakat, Gubernur telah melakukan kunkernya ke Kabupaten SBT, SBB, Maluku Tenggara dan Buru Selatan.
” Untuk itu, perlu saya ingatkan kembali, kunker yang saya lakukan bersama rombongan ini, jangan di persepsikan atau dikonotasikan secara keliru, tetapi hendaknya dimaknai sebagai itikad baik Pemprov untuk langsung turun melihat kondisi masyarakat di Kepulauan Aru. Dan ini, akan saya lakukan setiap akhir tahun agar mengetahui secara langsung berbagai kebutuhan masyarakat, sehingga bisa dianggarkan secara optimal,” tandasnya. (D2).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.