AMBON, MG.com – Penumpang dan barang yang dimuat KMP Terubuk terpaksa dievakuasi di Pantai Gemba sekitar 1 km dati Dermaga Waipirit.
Proses evakyasi tersebut dilakukan lantaran terjadi kebocoran pada lambung kapal.
Proses evakuasi dilakukan terhadap 64 orang penumpang, 19 unit kendaraan roda dua, kenderaan penumoang 7 unit, kenderaan pengakut barang 2 unit, dan truk 5 unit.
Untuk diketahui, KMP. Terubuk bertolak dari Waipirit tujuan Hunimua, Kamis, (02/01/2020) pukul 19.10 Wit. Kondisi cuaca saat itu angin barat daya cukup kencang di dermaga.
Mensiasati kondisi tersebut, nakhoda KMP Terubuk memutuskan memberangkatkan kapal lebih awal dari jadwal yakni pukul 20.00 Wit.
Saat kapal mulai meninggalkan dermaga, terjadi benturan buritan sebelah kiri kapal dengan dermaga, namun kapal tetap bertolak keluar secara normal walau terjadi benturan.
Setelah jarak sekitar 1,7 mil pelayaran, nakhoda menginformasikan telah terjadi kebocoran pada kapal, sehingga sekitar pukul 19.30 wit, nakhoda berinisiatif merubah arah kapal mencari bibir pantai yg terdekat guna menghindari resiko yang lebih parah.
Sekitar pukul 20.00 Wit.. KMP Terubuk kandas di pesisir Pantai Gemba, kurang lebih 1 km dari dermaga Waipirit.
Selanjutnya dilakukan evakuasi penumpang dari dalam kapal menggunakan liferaft yang tersedia di kapal.
Proses evakuasi dilakukan terhadap 64 orang penumpang, 19 unit kendaraan roda dua, kenderaan penumoang 7 unit, kenderaan pengakut barang 2 unit, dan truk 5 unit. (An)










