AMBON,MG.com – Paduan Terompet Jemaat GPM Halong berhasil mempsrtahankan gelar juara bertahan untuk kedua kalinya pada Lomba Ansamble Brass Sinode GPM Cup 2018 yang digelar Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi Sinode Gereja Protestan Maluku(GPM), Rabu (5/9).
Perlombaan ini memperebutkan Piala Bergilir Ketua Sinode GPM yang diselenggarakan di Baileo Oikumene menyambut HUT GPM ke 83.
Paduan Terompet Jemaat Halong yang didominasi anak-anak ini bwrhasil menyisihkan 11 peserta Ansamble Brass 2018.
Dewan juri pada perlombaan Ansamble Brass Sinode GPM Cup 2018 ini terdiri dari Ketua Dewan Juri, Nelsano Latupeirissa, Ronaldo Noya, S,SN dan Novan Salamena S,MG.
Kegiatan kali ini, mengalami peningkatan jumlah peserta serta kualitas terutama dalam mengaransemen lagu wajib dan lagu pilihan yang dibawakan peserta dibandingkan tahun 2017 lalu.
“Ajang Ansamble Brass tahun kedua ini merupakan ajang pembinaan bagi peserta terutama untuk belajar mengaransemen lagu,” katanya. Dikatakan, peningkatan ini merupakan kemajuan karena ketika tampil tidak saja menghadirkan figur lama tapi juga muncul nama-nama baru. “Kalau tahun 2017 hanya delapan peserta maka di tahun 2018 naik menjadi 11 peserta. ” ujar Ketua Dewan Juri, Nelsano Latupeirissa.
Dewan juri juga menyiapkan catatan bagi tiap peserta untuk diperhatikan agar bisa dijadikan proses belajar menjadi paduan terompet yang berkualitas.
Di penghujung acara lomba dewan juri membacakan pemenang lomba yakni Juara I diraih peserta dengan nomor undian 25 atas nama Paduan Terompet (PT) Jemaat GPM Halong dengan nilai 1.732 tampil membawakan lagu wajib Damai Bersamamu dan lagu pilihan Betapa Kita Tidak Bersyukur . Juara II diraih peserta dengan nomor undian 26 atas nama PT Jemaat GPM Efrata Pandan Kasturi dengan jumlah nilai 1.703 tampil dengan membawakan lagu wajib Damai Bersamamu dan lagu pilihan Betapa Kita Tidak Bersyukur . Juara III ditempati peserta nomor undian 24 dengan jumlah nilai 1.650 dari Jemaat Rutong.
Panitia juga menyediakan Juara Harapan yang diraih peserta dengan nomor undian 19 dengan nilai 1.589 dari Jemaat Bainafa Suli di posisi Harapan I . Harapan II diraih peserta dengan nomor undian 5 dengan nilai 1.525 dari Jemaat Wayame dan Juara Harapan III direbut peserta nomor undian 6 dengan jumlah nilai 1.514 dari Jemaat Lateri .
Pembina Paduan Terompet Jemaat GPM Pandan Kasturi, Bodewin Wattimena mengaku puas dengan hasil yang diraih dan terus berlatih dan belajar menjadi paduan yang lebih baik. Bahkan Wattimena sejak awal optimis jika PT asuhannya akan keluar sebagai pemenang. (on)









