Tunggakan Insentif Nakes, DPRD Warning Dinkes

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Insentif tenaga kesehatan khusus pasien covid-19 selalu terlambat dibayar Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.
Padahal, di masa pandemi saat ini, Nakes merupakan garda terdepan yang rawan terpapar.

Untuk itu, DPRD Maluku mengeluarkan peringatan ke Dinas Kesehatan Provinsi Maluku untuk segera membayar tunggakan insentif Nakes hingga waktu yang telah ditentukan.

“DPRD secara kelembagaan berharap, di tanggal 17 Agustus seluruh hak tenaga kesehatan kita terutama insentif mulai dari bualan Januari hingga bulan Juni sudah bisa dibayarkan tepat pada momentum ulang tahun Republik Indonesia,” kata Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.

Dikatakan, jika dirinci secara detail, di RSUD Ishak Umarella hanya tersisa bulan Mei dan Juni.
“Sementara di Rumah Sakit Haulussy dari bulan Januari sampai bulan Juni,” kata Sairdekut.

Sairdekut menegaskan, pihaknya tidak ingin mendengar alasan klise Dinas Kesehatan jika keterlambatan pembayaran insentif Nakes akibat sistem, tenaga, aplikasi dan lainnya.
“Dari aspek secara politik kami sudah tidak ingin mendengar cerita ini soal sistim, tenaga ,aplikasi karena ini cerita berulang kami butuh tindakan politik,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya berharap Pemerintah Provisi Maluku dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur mencurahkan perhatian bersama untuk hak hak tenaga kesehatan agar dibayar di tanggal 17 Agustus 2021.
“Hari ini komitmen dan kesepakatan kita tanggal 17 Aguatus dan Sekertaris Dinas Ksehatan telah menyampaikan akan memastikan seluruh data dari RSUD Tulehu dan Haulussy sudah harus rampaung tanggal 5 Agustus 2021,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Mega berjanji pihaknya akan berkoordinasi dengan RSID Haulussy.

Kami akan kordinasi lebih proaktif dan maksimal dengan RSUD Haulussy.
Kalau jumlah nakes RSUD Haulussy, belum bisa kita sampaikan karena mereka belum menyampaikan usulan atau menginputnya jadi masih dalam proses,” katanya. (Eln)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60