AMBON, MG.com – “Saya ingin anak-anak di kecamatan terpencil juga bisa menikmati fasilitas pemerintah. Kan selama ini hanya kecamatan tertentu atau kabupaten/kota saja yang mengikuti srleksi,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (09/06/2020).
Keinginan Sangadji memberi harapan baru bagi siswa berprestasi di kecamatan terpencil untuk unjuk kebolehan di bidang akademik bersama anak-anak lainnya di Maluku.
Seleksi kata Sangadji dilakukan dengan cara nilai terbaik dari siswa SMP di kecamatan terpencil diikutkan dalam proses seleksi masuk SMA Unggulan Siwalima Ambon.
Sangadji memberi contoh, jika di kecamatan itu ada berapa SMP, maka siswa berprestasi yang diikutkan pada proses seleksi.
“Siswa terbaik di Kecamatan itu yang diikutkan dalam proses seleksi,” katanya.
Dengan demikian, dalam satu kabupaten/kota dibeti kesempatan kepada dua kecamatan terpencil untuk mengirim siswa mengikuti seleksi.
“Jika lolos, bisa mengikuti pendidikan dengan gratis,” katanya.
Dikatakan, para siswa dari kecamatan terpencil ini nantinya masuk dalam kategori tidak mampu, sehingga seluruh fasilitasnya ditanggung pemerintah. (D2)







