Murad Ismail Teleconfrence Bersama Megawati Soekarno Putri

AMBON, MG.com – Ada beberapa point penting yang disampaikan Megawati Soekarno Puteri Ketua Umum PDI-Perjuangan saat teleconfrence bersama Gubernur Maluku, Murad Ismail.
Demikian dikemukakan Ketua DPD PDI-P Maluku, Murad Ismail kepadavwsrtawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin (11/05/2020).
Point pertama, soal data kemiskinan yang hingga kini belum belum ada yang akurat.
“Ibu Mega sangat menaruh perhatian buat daerah yang kepala daerahnya kader PDI-P. Beliau berharap kita juga punya tim penyisik seperti tim sapu jagat untuk mengidentifikasikan kantong-kantong kemiskinan sebelum data tersebut dimasukan,” kata Gubernur Maluku ini.

Selain itu, tambahnya, masalah kedaulatan pangan, Megawati mengingatkan setiap daerah harus punya bahan makanan pokok lokal pengganti beras.
“Untuk itu kader partai diminta mengembangkan tanaman pangan lokal di tiap daerah. Misalnya di Maluku, sagu, ubi-ubian dan lainnya,” kata Murad.

Murad juga melaporkan tentang ketersediaan kebutuhan bahan pokok di Maluku selama masa pandemik Covid-19 terutama jelang Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah.
“Saat ini untuk stok bahan pokok di Provinsi Maluku tetap tersedia dalam jumlah cukup yang dapat bertahan dua hingga tiga bulan ke depan khususnya beras dapat bertahan lima hingga enam bulan ke depan,” jelasnya.

Menurutnya, di Maluku khususnya di Pulau Buru tepatnya di Mako, juga di Seram Bagian Barat tepatnya Gemba dan Maluku Tengah tepatnya di Kobisonta ada panen padi.
“Saya juga menyampaikan masalah naiknya harga gula, bawang merah dan putih akibat distribusi dari sentra produksi di Pulau Jawa dan Makassar yang tidak lancar. Semoga masalah ini dapat dibantu DPP PDI-P agar dibicarakan dengan Menteri Perdagangan, RI,” harapnya.

Yang pasti tambah Murad dirinya telah menyampaikan ke Ketua Umum PDI-P bahwa ketahanan pangan di Maluku tidak bermasalah. (D2)

Tinggalkan Balasan