252 Apoteker Hadiri Konferda dan Seminar IAI Maluku

AMBON, MG. com – Ikatan Apoteker adalah organisasi profesi yang merupakan perwujudan dari hasrat murni dan keinginan luhur para anggotanya untuk menyatukan diri dalam upaya mangernbangkan profesi luhur keprofesian di Indonesia pada umumnya dan martabat anggota pada khususnya. Hal ini disampaikan Gubernur Maluku dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur, Halim Daties pada Konfrensi Daerah dan Seminar Sehari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Maluku, Sabtu (9/02/2019) di Ambon.

“Guna peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia Apoteker dibidang kefarmasian yang bersih dan berwibawa
maka kegiatan Konferensi Daerah lkatan Apoteker Indonesia Provinsi  Maluku dan  Seminar sehari Bidang Kesehatan merupakan momentum penting dalam mendorong kualitas pelayanan bidang kesehatan,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Daties, Pemerintah Daerah Provinsi Maluku mendukung sepenuhnya serta memfasilitasi bidang kesehatan untuk mengoptimalkan ketersediaan obat, alat kesehatan, dan bahan media habis pakai dalam penyelenggaraan program yang menjamin mutu ketersediaan obat untuk kebutuhan masyarakat Maluku.

Diharapkan, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku beserta jajarannya meningkatkan kualitas, mutu aparatur kesehatan para tenaga Apoteker yang handal dalam rangka menjamin ketersediaan obat-obatan serta mampu meracik obat untuk kebutuhan masyarakat.

Dikatakan Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Maluku melalui  konfrensi dan seminar yang dilaksanakan hari ini dapat mewujudkan Apoteker yang Iebih profesional sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup sehat bagi sesama manusia.

“Tenaga apoteker harus menjunjung tinggi kehormatan dan profesi yang disandang saudara-saudara sebab profesi ini membutuhkan ketelitian dan kejelian dalam bekerja,” ingatnya.

Menurutnya, melalui Konferensi dan Seminar ini, bisa menjadi refensi bagi masyarakat untuk meningkatkan keilmuan khususnya kefarmasian.
“Terlebih Farmasi maupun apoteker merupakan profesi yang sangat mulia, dan membutuhkan keahlian khususnya karena menyangkut hidup seseorang,” tambahnya.

Gubernur yakin, keberadaan tenaga apoteker dengan kemampuan organisasi yang dimilikinya mampu menjalankm tugas dan fungsi lembaga ini dengan baik dan menjadi garda terdepan bersama-sama Pemecintah Daerah membangun Maluku kedepan yang sehat dan sejahtera

Sementara itu, Drs. Benny Pattiasina Ketua IAI Maluku menjelaskan tujuan dilaksanakan konferda dalam rangka reorganisasi dan revitalisasi organisasi. “Konferda dilakukan empat tahun sekali, sekaligus pemilihan pengurus yang baru ” katanya kepada wartawan.
Selain itu tambahnya, seminar ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga apoteker di Maluku
Peserta yang mengikuti seminar dan konferda berjumlah 252 orang apoteker dari seluruh kabupaten kota.
Jumlah ini menurut Pattiasina, menunjukan etiket baik para apoteker untuk mengembangkan diri sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dibidang farmasi khususnya di bidang pengadaan obat-obatan dan alkes.

Konferda dan seminar sehari IAI Maluku ini didukung pengurus pusat dan seluruh pihak terkait yakni Pemerintah Provinsi Maluku, Dinas Kesehatan provinsi dan kota juga unit-unit kesehatan yang ditempati oleh apoteker. (MG)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *