Sosialisasi MRSF di SMK Negeri 1 Ambon

Kabagbinops : 90 Persen Pelaku atau Korban Lakalantas Alami Benturan Kepala

AMBON, MG.com – 56 persen kecelakaan lalulintas di Indonesia melibatkan kaum millenial.
Dan sebagai bentuk keprihatinan Presiden RI Joko Widodo terhadap kondisi ini maka diinstruksikan ke Polri melalui Korlantas untuk menggelar Millenial Road Safety Festival (MRSF) di seluruh Indonesia, guna mengurangi resiko kecelakaan lalulintas di kalangan kaum millenial.
Demikian disampaikan Kabagbinops Ditlantas Polda Maluku, Kompol Rosita Umasugi saat menyampaikan materi sosialisasi di depan ratusan siswa SMK Negeri I Ambon, Rabu (30/01/2019).

Menurutnya, 90 persen korban atau pelaku kecelakaan lalulintas mengalami benturan kepala.

Untuk itu, Rosita mengajak siswa SMK Negeri I Ambon untuk merubah pola pikir yang selama ini sudah terbentuk.
“Selama ini sudah terbentuk pola pikir bahwa kecelakaan lalulintas adalah musibah dan takdir, padahal kecelakaan adalah resiko berlalulintas untuk itu kita harus mengurangi resiko tersebut,” tandas perwira polisi ini.

Rosita juga mengingatkan para siswa agar saat berkenderaan pengemudi dilarang menggunakan handphone.
Sebab tambahnya, berkenderaan di jalan raya membutuhkan konsentrasi agar terhindar dari kecelakaan.

Untuk mengakrabkan suasana sosialisasi yang diikuti 700-an siswa itu, Rosita mengundang salah satu siswa untuk bernyanyi dan menceritakan pengalaman bagi yang pernah mengalami kecelakaan lalulintas.

Ada sejuta kegiatan di MRSF, misalnya, lomba nyanyi solo, lomba cipta lagu, lomba dance, lomba lukis, lomba dayung, lomba buat film pendek juga mencari Duta Keselamatan Lalulintas, serta beberapa perlombaan lainnya.

“Saat penyelenggaraan puncak acara MRSF, para pemenang akan perform di Lapangan Merdeka Ambon,” katanya.

SMK Negeri 1 Ambon merupakan sekolah ke 16 yang disambangi Ditlantas Polda Maluku dalam rangka sosialisasi MRSF.
Dengan sosialisasi ini diharapkan siswa SMK Negeri 1 Ambon menjadi pelopor keselamatan berlalulintas.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Ambon, Steven Latuhamalo mengapresiasi langkah cepat Ditlantas Polda Maluku.
“Kami mengapresiasi langkah Polda Maluku yang mau mendatangi sekolah-sekolah guna mensosialisasikan keaelamatan berkenderaan di jalan raya. Mereka mahir berkenderaan tapi belum mahir tentang aturan berlalulintas baik diri sendiri maupun dengan orang lain,” katanya.
Apalagi tambahnya kesadaran berkenderaan di kalangan anak muda yang masih kurang sedangkan data yang dirilis ternyata kecelakaan lalulintas di kalangan anak muda sangat tinggi.

Soal keberadaan suswa yang menggunakan kenderaan, Latuihamalo mengaku tidak masalah jika siswa tersebut telah memenuhi persyaratan berallulintas.
“Tidak masalah selama siswa telah memenuhi persyaratan lalulintas musalnya punya SIM serta asministrasi lainnya,” kata Latuihamallo. (on)

Tinggalkan Balasan