Pemberdayaan Solusi Peningkatan Ekonomi Warga

AMBON, MG.com – Masyarakat Maluku membutuhkan program pemberdayaan guna peningkatan taraf hidup mereka. Hal ini dikemukakan

Ketua Komisi C DPRD Provinsi Maluku Anos Yermias usai mengunjungi beberapa kecamatan di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) maupun Maluku Tenggara Barat (MTB) kepada wartawan di Ambon, Jumat (13/9/2018).

Yeremias memanfaatkan masa resesnya untuk menyerap aspirasi konstituennya.

“Misalnya  masyarakat Tanimbar khususnya perempuan mereka tekun mengerjakan tenun ikat dan ini harus dikembangkan,” terangnya.

Saat ini, pengrajin tenun ikat masih dilakukan secara manual padahal jika dikembangkan maka kerajinan ini bisa menjadi penopang utama peningkatan ekonomi warga.

“Mungkin mereka bisa dibantu dengan alat tenun bukan mesin agar kualitas hasil tenunan mereka bisa meningkat,” katanya

Dikatakan, tenun ikat bukan hanya ketrampilan yang diturunkan secara turun temurun namun telah mwnjadi  identitas masyarakat Maluku khususnya masyarakat MTB dan MBD.

“Kerajinan ini mesti dikembangkan untuk itu akan dibentuk  50 kelompok pemberdayaan guna mengembangkan kerajinan tenun ikat,” jelasnya.

Rencananya, politisi besutan Partai Golkar ini akan memperjuangkan agar di tahun 2019 program pemberdayaan pengrajin tenun ikat bisa terealisasi.

“Tahun depan kita upayakan merealisasikan program pemberdayaan yang menyentuh masyarakat di Tanimbar Kabupaten MTB maipun MBD salah satunya adalah pemberdayaan pengrajin tenun ikat,” katanya. (on)

 

 

 

Tinggalkan Balasan