Pergantian Direksi BEI

Jakarta, MenaraGlobal.com-Pergantian Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018 menyusul berakhirnya masa bakti ketujuh anggota direksi BEI.

Anggota Direksi Perseroan yang berakhir masa baktinya, serta pengangkatan anggota direksi perseroan masa bakti 2018 – 2021 berikut penetapan tugas dan wewenang serta gaji dan manfaat lainnya.

Ketujuh Anggota Direksi BEI yang berakhir masa baktinya adalah Tito Sulistio (Direktur Utama); Samsul Hidayat, Hamdi Hassyarbaini, Alpino Kianjaya, Nicky Hogan, Sulistyo Budi, dan Chaeruddin Berlian.

RUPST BEI 2018 juga memperkenalkan ketujuh direksi baru yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat nomor: S-74/D.04/2018 perihal penyampaian daftar calon Direktur PT BEI terpilih untuk masa jabatan 2018-2021, yakni Inarno Djayadi (Direktur Utama), IGD.N. Yetna Setia,  Laksono Widito Widodo, Kristian Sihar Manullang, Fithri Hadi, Hasan Fawzi, dan Risa Effenita Rustam.

RUPST ini dihadiri oleh 104 pemegang saham (atau 99,05 persen dari jumlah pemegang saham yang memiliki hak suara).

Ke depannya, BEI akan terus mendorong pertumbuhan Pasar Modal Indonesia dengan tata kelola yang baik, personil yang berkompetensi tinggi, serta dukungan infrastruktur kelas dunia.

RUPST BEI 2018 juga mencatat beberapa agenda yang telah disetujui secara aklamasi oleh pemegang saham seperti persetujuan atas laporan tahunan termasuk laporan tugas Pengawasan Dewan Ko

misaris Perseroan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan  Tahun Buku 2017.

Juga penunjukan dan pengangkatan akuntan publik perseroan untuk tahun buku 2018, persetujuan atas pemberian uang jasa bagi anggota direksi perseroan yang berakhir masa baktinya. (on)

 

Tinggalkan Balasan