Jelang Pilkada, Kapolri Keluarkan Instruksi

Kapolda Maluku : Komitmen Netral Polri

AMBON, MenaraGlobal.com-Jelang Pilkada Serentak 2018 serta untuk menjaga netralitas Polri maka Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) mengeluarkan Instruksi dengan Nomor : Ins/1/VI/Huk.5.2/2018 ditujukan kepada seluruh jajaran kepolisian dan ASN Polri.

Isi instruksi tersebut antara lain, melarang anggota polisi beserta ASN Polri untuk tidak menjadi tim sukses, memberi dukungan ataupun menyediakan bantuan fasilitas Polri untuk kepentingan politik pasangan calon Pilkada.

Dilarang mendistribusikan janji, hadiah, sumbangan atau bantuan dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan kepentingan politik dalam Pilkada Serentak 2018.

Dilarang menghadiri kegiatan politik dan berfoto bersama dengan paslon termasuk mengekspose di media sosial.

Dilarang lakukan kampanye hitam (black campain) menganjurkan golongan putih (golput) dan menyatakan dukungan terhadap pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2018.

Memantapkan soliditas internal Polri dan meningkatkan sinergitas TNI/Polri serta komponen bangsa lainnya dalam melaksanakan pengamanan Pilkada Serentak 2018.

Memberikan darma bakti terbaik dan jadikan sebagai ladang ibadah dengan mematuhi aturan hukum serta hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat menurunkan citra Polri.

Instruksi ini tertanggal 25 Juni 2018 dan ditandatangani Kapolri, Jenderal (Pol) M. Tito Karnavian.

Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen (Pol) Andap Budhi Revianto yang dikonfirmasi MenaraGlobal.com menegaskan instruksi Kapolri adalah komitmen Polri untuk netral. “Ini adalah komitmen Polri untuk netral,” tegasnya singkat.

Bagi yang tidak netral, ada sanksi yakni, dipindahtugaskan ke jabatan berbeda, fungsi berbeda, wilayah berbeda yang bersifat demosi sekurangnya satu tahun, hingga PDTH sebagai anggota Polri. (on).

Tinggalkan Balasan