PMKRI Gelar Dialog Publik

AMBON,MenaraGlobal.COM-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menggelar Dialog Publik Prespektif Kepemimpinan Masyarakat Maluku, dengan tema ‘Memperkuat Indonesia yang Pancasialis dari Bumi Siwalima’.

Plt. Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubenur Maluku, Halim Daties mengatakan tidak mudah membangun Maluku.

“Pemimpin harus mampu menggerakkan sumberdaya dibutuhkan banyak tenaga, termasuk membangun kesadaran bahwa dibutuhkan rakyat Maluku yang peduli dengan kemajuan daerah. Semangat kerja dan disiplin kerja harus digerakkan dari segala arah,” katanya.

Semua pemimpin, pada semua aras akan terus kerja, kerja dan terus bekerja membangun Maluku.

Kemampuan koordinasi dan konsolidasi yang diciptakan akan mampu menggerakan pembangunan yang elegan dan bertanggungjawab.

Dijelaskan, potensi SDM yang terkandung dalam perut bumi Maluku luar biasa sebagai daerah archipelago terbesar di Indonesia.

“Maluku merupakan wilayah penghasil ikan terbesar di Indonesia, akan terus diperjuangkan sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) mengingat, potensi perikanan Maluku sebesar 1,7 juta ton, tidak termasuk potensi budaya perikanan,” terangnya.

Maluku juga memiliki potensi Sumber Daya Alam yang terkandung dalam perut bumi, baik alam laut dan darat yang luar biasa, bahkan miliki potensi wisata bahari yang memenuhi unsur keindahan alam, juga temuan gas di blok Masela sebagai gas abadi di dunia.

“Sebagai provinsi yang plural dan majemuk pada manusia, adat istiadat, juga kemajemukan pada sebaran kekayaan alam di pulau-pulau dan kemajemukan pada pola dan perilaku, maka dapat dipastikan Provinsi Maluku adalah Indonesia Mini,” tandasnya.

Karena itu tambahnya, pemimpin Maluku kedepan adalah pemimpin yang memahami patriotisme Negara Kesatuan Republik Indinesia (NKRI), dan bersumber pada nilai dan kekayaan lokal Maluku sebagaimana kekuatan simbol Siwalima sebagai alat pemersatu. (DD)

 

Tinggalkan Balasan