Survei SDI, Assagaff Masih Terdepan

AMBON, MenaraGlobal.com-Hasil survey Sinergitas Data Indonesia (SDI), untuk Pemilihan Gubernur Maluku 2018, calon gubernur yang diusung Partai Golkar, Said Assagaff – Andreas Rentanubun masih terdepan dibanding pasangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath juga Murad Ismail – Barnabas Orno.
Demikian dikemukakan Direktur Sinergitas Data Indonesia (SDI) Barkah Pattimahu kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin (08/01/2018).
assagaff mengantongi hasil survey sebesar 47 persen sementara Herman-Vanath diatas 20 persen dan Murad-Orno masih pada tataran 15 persen. “Hasil tersebut diperoleh saat ini,” terangnya.
Menurutnya, jika hanya ada dua pasangan calon atau head to head jika pasangan Herman-Vanath tidak lolos maka hanya ada Assagaff-Rentanubun dan Murad-Orno maka dipastikan pasangan Assagaff Rentanubun akan memperoleg suara diatas 59 persen. “Dan pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno hanya peroleh suara sekitar 31 persen. Ini hasil survey terakhir yang kita lakukan,” jelas Pattimuahu.
Peluang Assagaff jauh lebih besar ketimbang pasangan lain, sebab sebagai incumbent, popularitas serta tingkat kesukaan masyarakat lebih tinggi. “Memang dari sisi elite politik, ada pendapat beragam, terkait kinerja tapi yang memilih adalah masyarakat yang menilai pencapaian yang dicapai pasangan Assagaff-Sahuburua yang dinilai saat ini,” katanya.
Sayangnya, apa yang dikemukakan Pattimahu berbbanding terbanding dengan pernyataan masyarakat yang lebih condong untuk memperoleh pemimpin baru.
Masyarakat Maluku Tengah khususnya di Pulau Lease dan Seram condong untuk memiliki pemimpin baru, apalagi dari kedua pasangan yakni Assagaff-Rentanubun dan Murad-Orno tidak ada keterwakilan masyarakat Maluku Tengah sebagai daerah dengan jumlah pemilih terbesar. “Kami berharap pasangan HEBAT diloloskan agar ada keterwakilan orang Pukau Seram,” kata Rahman Rumatamerik kepada MenaraGlobal.com.
Terkait dengan manuver Aadullah Tuasikal untuk Assagaff, Rumatamerik memandangnya sebagai upaya mengembalikan popularitas AT menyongsong kepentingan politik di tahun 2019. “Jika Assagaff menang maka langkah AT di Pileg 2019 makin mulus,” jelas pria paruh baya ini. (DW)

Tinggalkan Balasan