Pj Walikota Ambon Perjuangkan Honorer Ikut Tes PPPK

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Penjabat Walikota Ambon, Dominggus N. Kaya, memperjuangkan seluruh tenaga honorer untuk mengikuti rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Termasuk mereka yang tidak lolos pada tes tahap pertama untuk diikutkan di tahap kedua.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Bagi honorer yang tidak lolos di tes tahap pertama, Kemendagri dan BKN akan memberi ruang dengan membentuk semacam desk, yang dibagi per wilayah untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut,” ungkap Kaya, usai mengikuti Rakor Tenaga Honorer dan PPPK dengan Mendagri secara virtual, dari Balai Kota, Rabu (8/1/2025).

“Masalah yang dihadapi Pemkot terkait ada yang tidak lolos, ada yang belum masuk pangkalan data dan sebagainya, itu yang akan kita konsultasikan,” tambahnya.

Dikatakan Kaya, penyelesaian tenaga honorer ini menjadi pekerjaan rumah semua daerah, bukan saja di kota Ambon. Dimana secara nasional ada 1,7 juta tenaga honorer yang belum terselesaikan.

“Di tahap pertama sudah sebagian (terselesaikan) yakni 1,3 juta, dan sisanya mau diselesaikan dalam tahap kedua,” tambahnya.

Menurutnya, upaya penyelesaian tenaga honorer untuk diangkat sebagai PPPK, urgent dilakukan di tahun ini. Sebab ke depan tidak akan ada lagi pengangkatan tenaga honorer. Kalaupun ada yang mengangkat honorer maka akan menjadi temuan.

“Olehnya itu BKN meminta agar informasi ini dapat disebarluaskan ke seluruh daerah sehingga semua dapat mengetahui. Karena ada tenaga guru yang bahkan tidak mengetahui mengenai rekrutmen, dikarenakan tidak disampaikan oleh kepala sekolah,” sesalnya.

“Kepada honorer baik itu tenaga kependidikan, kesehatan, maupun teknis agar dapat terus mencari informasi dan berkoordinasi. Tidak hanya dengan kepala sekolah, atau atasan langsung, tapi juga dengan pimpinan OPD. Bahkan dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) di Balai Kota,” pintanya.

Untuk diketahui, di tahap pertama ada 1.199 tenaga honorer yang lolos seleksi PPPK dengan rincian tenaga teknis sebanyak 1.117, tenaga kependidikan 83 dan tenaga kesehatan sebanyak 2 orang. Sementara yang tidak lolos karena tidak memenuhi persyaratan sebanyak 3 orang. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60