Ambon, MG.com – Tim Komisi Nasional (Komnas) HAM Republik Indonesia telah tiba di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (21/07/2022).
Sesampainya di Aboru, Komnas HAM RI langsung dijemput Raja Negeri Aboru Bpk. Marthen Sinay, Ibu Pendeta Negeri Aboru, Pejabat Dan Staf Pemerintah Negeri Kariu.
Jumlah tim yang ada sebanyak 6 orang diketuai oleh Beka Lung Hapsara dan didampingi oleh Kasi Propam Polres Pulau Ambon Ipda Herman Tuatubun dan Kasat Binmas Polres Pulau ambon Kompol Antula.
Kasi Humas Polres Ambon, Ipda. Moyo Utomo dalam rilis yang di berikan kepada wartawan mengatakan, maksud dan tujuan kedatangan Komnas HAM RI ini untuk memantau dan menyelidiki kamp pengungsian warga Kariu.
Kegiatan peninjauan ini dipimpin lngsung oleh Waka Polsek Pulau Haruku Ipda Boby Dethan dengan jumlah pers yang melaksanakan PAM dan Pengawalan dari Polsek pulau Haruku sebanyak 4 Pers, BKO Brimob 4 Pers dan Den intel Kodam sebanyak 2 Pers
“Kedatangan Komnas HAM RI ini untuk melakukan pemantauan dan penyelidikan terkait keberadaan sekaligus meninjau kamp-kamp pengungsian masyarakat Negeri Kariu yang berada di Negeri Aboru..
Dikatakan, pertemuan dan saling sharing terkait status dan keberadaan masyarakat Negeri kariu, bahkan permasalahan antara Negeri Aboru dan Negeri Hulaliu pun telah dilakukan.
“Setelah itu, Komnas HAM RI melanjutkan perjalanan kembali untuk meninjau lokasi perumahan warga Negeri Kariu pasca konflik sosial, kemudian sekira Pukul 16.30 WIT, tim Komnas HAM RI melanjutkan berkunjung dan melihat bangunan Polsek Pulau Haruku,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pada Pukul 17.00 WIT tim Komnas HAM RI selesai melakukan kunjungan ke Polsek Pulau Haruku dan kembali ke Negeri Aboru dengan mengunakan KR 4 Polsek Pulau Haruku Untuk bermalam di Negeri Aboru, dan akan Kembali ke Kota Ambon Pada hari Kamis 21 Juli 2022.
Sampai dengan berakhirnya kegiatan, situasi kamtibmas dalam keadaan aman dan terkendali. (Vatal)









