Cek Keamanan Pangan Buka Puasa, BPOM Dan Dua OPD Kota Ambon Lakukan Pengawasan

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon, MG.com – Dalam rangka menjamin keamanan pangan buka puasa, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon bersama Dinas Kesehatan kota Ambon dan Disperindag kota Ambon melakukan pengawasan terhadap jajanan buka puasa atau takjil.

Pengawasan yang dilakukan menjelang Bulan suci Ramadhan 1443 H ini bertempat di sepanjang Jl. Sultan Babullah, depan Masjid Raya Al-Fatah, dan juga di sekitar jembatan Batu Merah Kota Ambon.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Kepada awak media, Kepala BPOM Ambon, Hermanto, S.Si., Apt., MPPM memaparkan beberapa sampel yang diambil dari jajanan buka puasa ini.

“Di depan Masjid Al-fatah ada 18 sampel yang di uji kimia dan 5 sampel di uji mikrobiologi. Kemudian di Batu merah ada 15 sampel yang diuji kimia dan 5 sampel diuji di laboratorium BPOM untuk pengujian mikrobiologi,” ungkap Hermanto di Ambon, Selasa (05/04/2022).

Dijelaskan, khusus jajanan yang ada di depan Masjid Al-fatah, sudah dilakukan pengujian bahan kimia yang sering disalah gunakan seperti Boraks, formalin, pewarna metanil.

“Kami sudah melakukan pengujian bahan kimia pada jajanan yang berada di depan Masjid Al-fatah, dan hasilnya telah memenuhi syarat serta dapat dinikmati oleh seluruh warga kota Ambon. Sedangkan pada lokasi di Batu Merah masih menunggu hasil uji sampelnya, dan mudah-mudahan hasilnya bebas dari bahan bahan kimia,” Ujarnya.

Selain di dua lokasi tersebut, Hermanto mengaku bahwa besok hari dan hari selanjutnya pihaknya juga akan melakukan pengawasan di beberapa titik yang ada di kota Ambon.

“Kami akan turunkan tim untuk terus melakukan pengawasan terkait makanan takjil ini. Bukan hanya takjil saja namun tim kami sudah turun di Kabupaten/Kota untuk melakukan pengawasan pada sarana-sarana Distribusi seperti Toko, Swalayan dan sebagainya, termasuk kita disini juga akan lakukan sidak-sidak terkait dengan produk yang dijual,” tutup Hermanto.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon dr. Wendy Pelupessy mengatakan Pemerintah Kota Ambon khususnya Dinas Kesehatan dan Disperindag Kota Ambon selalu didukung oleh BPOM Ambon.

“Tujuan dari kegiatan ini agar bagaimana masyarakat kota Ambon dalam melakukan ibadah puasa Ramadhan ini dapat mengkonsumsi makanan yang terbebas dari bahaya dan bakteri untuk dikonsumsi,” ungkap Wendy.

Menurutnya, dari beberapa titik yang telah diuji dan hasilnya bebas dari bahan kimia, itu menandakan bahwa sudah ada kesadaran diri dari masyarakat yang berjualan makanan khususnya taksjil untuk mematuhi aturan-aturan berdasarkan hasil pengawasan serta pembinaan oleh BPOM dan Dinas Kesehatan Kota Ambon.

“Jadi kita bersyukur dari beberapa titik yang diambil di lokasi depan Masjid Al-fatah ini terbebas dari penggunaan zat kimia berbahaya, dan kita tinggal menunggu hasil mikrobiologi tentang higine sanitasi dalam penyajian perorangan, atau air dan bahan yang digunakan apakah tercemar dengan mikrobiologi atau tidak dari hasil laboratorium nantinya.” Tutup Pelupessy. (Vatal)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60