Polres Malteng Diminta Ungkap Pelaku Pembunuhan Saleh Nudihu

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon, MG.com – Keluarga korban penganiayaan hingga tewas meminta pihak Polres Maluku Tengah (Malteng) segera mengungkap para pelaku dalam kasus yang menimpa korban bernama Saleh Nudihu, Pada (24/12/2021) Tahun lalu.

Kepada media ini, Hasan Pelu, salah satu keluarga korban menyampaikan pada Waktu kejadian keluarga korban sudah melaporkan secara resmi ke Polsek Kec. Tehoru, tetapi sampai hari ini pihak Kepolisian belum juga mengungkap siapa pelaku utama dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

“Kurang lebih dua Minggu hingga sekarang ini pihak keluarga baik di Desa Tehoru maupun keluarga Manipa belum mendapat kejelasan dan kepastian dari Polres Malteng untuk mengungkap siapa pelakunya,” ungkap Hasan, dalam rilis yang diberikan via WhatsApp Minggu (09/01/2022).

“Kami keluarga besar, Manipa, Desa Luhutuban, Kota Ambon, dan beberapa Daerah di Maluku meminta agar Polres Malteng secepatnya mengungkap pelaku utama dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, sehingga ada kepastian hukum bagi keluarga,” tambahnya.

Ia juga berharap, Pemerintah Desa Tehoru dan stafnya untuk mengawal masalah ini. Siapapun dia harus di proses secara hukum yang berlaku di Republik ini.

Selain itu, jika dalam beberapa hari kedepan pihak kepolisian/Polres Malteng belum juga mengungkap pelaku utama dan pihak-pihak yang terlibat, maka pihak keluarga akan mengambil langka untuk mencari pelaku utama dan pihak-pihak yang terlibat.

“Kami juga siap turun ke jalan dan melakukan gerakan aksi demostrasi secara besar besaran, kalau pihak Kepolisian/Polres belum juga mengungkap siapa pelaku utama dan pihak-pihak yang terlibat dalam waktu beberapa hari kedepan, maka jangan salahkan kami,” tutupnya.

Sekedar diberitahu, Saleh warga Negeri Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah dibunuh pada tanggal 24 Desember tahun lalu, usai belanja di desa Saunalu.

Ia di keroyok lalu dibuang ke semak-semak, dan baru ditemukan ketika warga mendengar suara minta tolong, sekitar pukul 22.30 WIT. Warga kemudian melaporkan ke petugas kepolisian yang sedang melakukan Patroli pengamanan malam Natal.

Dari tempat ditemukan korban hanya berjarak 100 meter dari Desa Saunalu, pada pukul 22.30 Wit. Terdapat benjolan bekas pukulan pada bagian kepala sebelah kiri korban, dan beberapa lainnya.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tehoru pada pukul 23.30. Kemudian pukul 02.00 tepatnya Minggu 25 Desember dirujuk ke rumah sakit RSUD Masohi. Dan pada pukul 08.00 korban hembuskan nafas terakhir. (Vatal)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60