Widya Pratiwi Edukasi Pengelolaan Sampah di Bursel

  • Whatsapp
banner 468x60

NAMROLE, MG.com – Ketua Ina Latu Maluku, Widya Pratiwi Murad, resmi membuka kegiatan edukasi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku bersama Tim Pengerak PKK Provinsi Maluku di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Kamis (11/11/ 2021).

Kegiatan yang berlangsung di Lantai II Aula Kantor Bupati, dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Bursel, Hj Safitri Malik Soulisa – Gerson Eliaser Selsily, TNI/Polri, Pimpinan OPD Maluku dan Bursel, TP PKK, Majelis Taalim, Tokoh Agama, Adat, dan Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya.

Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad dalam sambutan mengatakan, masalah sampah saat ini telah menjadi masalah global yang berdampak luar biasa terhadap lingkungan dan manusia, sebab tahun 2020 timbulan sampah di Indonesia mencapai 67,8 juta ton.

Menurutnya, sampah masih dipandang sebagai barang sisa yang tidak berguna, mengganggu dan harus dibuang.

“Hanya sedikit orang yang menganggap sampah sebagai sumber daya yang perlu dimanfaatkan, hingga saat ini kurangnya kesadaran masyarakat disamping minimnya fasilitas pengelolaan sampah menjadi permasalahan yang paling mendasar,” ujarnya.

Selama ini sampah dikumpulkan, diangkut, dan dibawah ketempat pemprosesan akhir atau TPA, selain itu sampah dibakar atau dibuang, ke sungai, pesisir dan laut terutama di daerah kepulauan demikian juga di Kabupaten Bursel,” katanya.

Peran pemerintah lanjutnya, untuk mengedukasi masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumber sangat penting dilakukan secara terus menerus dan berkesenambungan, agar tidak menjadi sumber masalah bagi kesehatan lingkungan dan manusi. Sampah harus dikelola menjadi sumberdaya yang bernilai ekonomis,” Ingatkan Widya.

Semenatara itu Bupati Bursel, Hj Safitri Malik Soulisa dalam sambutannya, menuturkan, jika sampah merupakn satu masalah yang perlu diperhatikan dan juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia, karena pada dasarnya, semua manusia pasti menghasilkan sampah.

Untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh kata Hj Safitri, perlu dilakukan alternatif- alternatif pengelolaan dan alternatif tersebut harus bisa menangani semua permasalahan pembuangan sampah dengan cara mendaur ulang semua limbah yang dibuang untuk menjadi sesuatu yang berguna bagi masyarakat. (D2)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60