Walikota Harga Angkot Tidak Beratkan Masyarakat

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon,MG.com-Untuk harga angkutan umum yang naik per tanggal ( 07/08/21) tidak akan memberatkan warga kota di masa pandemik Covid-19 ini yang belum usai sampai saat ini

Hal itu disampaikan walikota ambon Richard Louhebapessy kepada wartawan di Unit Layanan Administrasi (ULA) Balai Kota, Senin (30/08/21).

Dirinya menjelaskan, kenaikan harga angkutan umum ini dikarenakan, masuk Bulan September depan, Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis Premium akan diberhentikan penggunaannya.

“Bulan septermber itu tidak disuplay lagi oleh Pertamina. Lalu kalau kita minta premium dapat dari mana, Itu yang menjadi masalahnya,”ungkapanya

Oleh karna itu ,angkutan umum diharuskan untuk pindah ke pertalite khusus dengan jumlah harga yang tentunya berbeda dengan premium. “Premium digantikan dengan pertalite, dengan jumlah kenaikan diperkirakan 1.600 rupiah,”cetusnya

Untuk masalah tarif angkutan umum,akan disesuaikan dengan estimasi waktu perjalanan dan jarak, serta kebutuhan pertalite per hari sehingga akan didapati tarif yang baru”,jelasnya

“Pertalite itu kebaikannya 1.600 rupiah, nah itu akan dihitung betul dengan jarak lalu kita akan tetapkan dia punya harga angkot. Dalam waktu dekat ini kita akan umumkan. Besok itu, kita akan rapat dengan pemilik-pemilik kendaraan dan ketua jalur,” jelasnya.

Tambahnya apabila hanya naik sekitar 200-400 rupiah, tentu itu tidak akan membebankan masyarakat. Namun, apabila ada sopir angkot dengan semena-mena menaikkan harga melebihi yang sudah ditetapkan, maka itu akan ditindak langsung oleh pihaknya,”pungkasnya (Fal)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60