Gubernur Serahkan Sejumlah Bantuan ke Warga Terdampak Gempa Malteng

  • Whatsapp
banner 468x60

MASOHI, MG.com – Pemerintah Provinsi Maluku menyerahkan sejumlah bantuan kepada korban gempa Maluku Tengah, 6,0 mangnitudo, Rabu (16/06/2021) yang mengguncang Negeri Saunulu, Yaputi, Negeri Tehoru, Negeri Haya Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah.

Pasca gempa, masyarakat meninggalkan rumah mereka dan naik ke tempat yang lebih tinggi. Tercatat, jumlah pengungsi 7.227 jiwa, rumah yang rusak 38 unit yang terdiri dari 32 rumah masyarakat dan enam unit rumah bantuan DAU.

Untuk penanganan pengungsi, Pemda Maluku membangun beberapa Pos Kesehatan atas kerjasama Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah.

Bantuan Pos Kesehatan dibangun di Tehoru 10 pos, Saunulu 3 pos, Hatu 2 pos, Yaputi 3 Pos, Hatumete 2 pos, Salamah 2 pos.

Khusus untuk bantuan kesehatan, selain membangun Pos Kesehatan, Pemda Maluku juga memberikan bantuan obat-obatan berupa 1 box Alupurinol yang 1 box berisi 100 tablet, Betametason Krim 5 box, 1 box = 25 tube, Cairan Infus NaCL 60 Botol, Metformin Tablet 5 Box 5, tiap 1 box isi 100 tablet.

Juga cairan Infus Ringer Laktat 60 Botol dan Vitamin C sebanyak 5 box tiap bos berisi 100 tablet, dan Vitamin B6.

Pemda Maluku juga memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, makanan anak, beras, makanan tambahan gizi dan lauk pauk lainnya serta tenda gulung merah putih.

Bantuan logistik lainnya yang diberikan juga berupa, selimut merah sebanyak 60 lembar, selimut 150 lembar, 20 paket tas sekolah dan 5 karton pembalut wanita.

Gubernur dan Ketua TP PKK Maluku juga menyerahkan 3500 lembar masker serta bibit jagung.

Semua bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Ketua TP PKK Maluku, Widya Pratiwi Murad.

Saat ini Pemda Maluku khususnya BPBD Provinsi Maluku lakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Maluku Tengah, TNI/Polri dan pihak BNPB serta Kementerian terkait lainnya, serta lakukan pendataan kerusakan dan dampak bencana lainnya, termasuk jumlah pengungsi.

Untuk diketahui, Gempa Bumi Mangnitudo 6,1 Maluku Tengah, yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mangnitudo 6,0 oleh BMKG dan tidak berpotensi Tsunami, pukul : 13.43.08 WIT Koordinat : 3.42 LS – 129.57 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 69 Km arah tenggara Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku pada kedalaman 19 Km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktifitas sesar lokal.

Hasil Analisis mekanisme sumber menunjukkanbahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergeseran sesar turun (Normal Fault).

Guncangan Gempa Bumi ini dirasakan di Tehoru, Masohi, Bula, Kairatu, Saparua, Wahai III MMI (Getaran ditrasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu), Pulau Ambon II – III MMI (Gerataran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi Tsunami.

Namun berdasarkan hasil observasi tinggi muka air laut di stasiun Tide Gauge Tehoru menunjukkan adanya kenaikan muka air laut setinggi 0,5 meter.  Hal ini diperkirakan akibat dari longsoran bawah laut.

Untuk itu, BMKG rekomendasikan Magnitudo gempa susulan relative kecil, masyarakat dihimbau kembali ke rumah masing-masing.

BMKG akan melakukan monitoring dan selalu meng-update perkembangan gempa susulan dan menginformasikan kepada masyarakat. Masyarakat dihimbau untuk tidak terpengaruh berita bohong (hoax). (D2)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60