Tethool Akui DPRD Sering Disuguhi Dokumen Tidak Lengkap

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Ternyata selama ini DPRD Maluku sering disuguhi dokumen yang tidak lengkap oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku.
“Dokumen yang diberikan Pemda Maluku kepada DPRD selama ini tidak lengkap, baik itu APBD, APBD murni, dan LKPJ, dimana tidak ada alasan sistimatika penyusunan sesuai Peraturan Menteri,” demikian pengakuan Anggota Pansus LKPJ Gubernur 2020 dari Fraksi Gerindra, Saudah Tethol kepada wartawan usai Rapat Pansus LKPJ Gubernur 2020 usai rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD), Selasa (4/5/2021) di ruang Paripurna DPRD Maluku.

Dikatakan, DPRD Maluku selama ini sudah sangat mentolerir namun tidak bisa selamanya seperti ini.
“Saya telah meminta teman-teman di DPRD harus kerja dan mengkritisi pemerintah karena yang menjadi sorotan sekarang ini adalah Gubernur,” tegasnya.

Ditegaskan, DPRD harus mengkritisi OPD, karena hasil kerja OPD melambangkan kinerja Gubernur.
“Kalau hari ini Gubernur disoroti akibat kinerja OPD. Tugas DPRD adalah mengawasi maka itu secara tegas saya katakan dokumen ini kembalikan untuk dibuat perubahan baru masuk dalam pembahasan,” tandas dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang yang dimintai komentar terkait rapat Pansus, enggan berkomentar, dengan alasan masih menunggu hasil dari pembahasan LKPJ.
“Ini kan sementara rapat, kalau misalnya rapat diputuskan begini, sebelum saya keluar saya sudah berikan tawaran solusi kepada Bappeda, tinggal dibahas bersama DPRD,”tambahnya. (Eln)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60