Gubernur Maluku Orang Pertama Divaksin Covid-19

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Untuk membuktikan diri sebagai pelayan masyarakat, Gubernur Maluku, Murad Ismail bersedia menjadi orang pertama di Maluku yang disuntik Vaksin Sinovac. Padahal, dirinya baru tuba dari Jakarta dan kurang tidur.

Sesuai syarat yang ditetapkan, Gubernur Maluku juga harus melalui pentahapan pada meja-meja yang disiapka, yakni meja pertama pendaftaran dan verifikasi data, meja kedua screening kesehatan yakni petugas mengindetifikasi kondisi calon vaksinator, meja ketiga penyuntikan vaksin dan meja keempat, pengawasan pasca divaksin.

Gubernur sempat terkendala di meja screening, lantaran tekanan darah mantan Dankor Brimob ini menunjukan angka yang cukup tinggi yakni, 153/88 derajat Celsius. Kondisi ini sempat membuat gubernur kecewa, namun setelah diarahkan untuk beristirahat sekitar 30 menit, Gubernur kemudian ditensi secara manual dan tekanan darahnya telah normal yaitu 130/80 derajat Celcius.

Mengetahui dirinya memenuhi syarat untuk divaksin, tanpa sadar orang nomor satu di Maluku ini bersorak. “Yes, saya siap divaksin,” soraknya.

Sebelumnya, saat memberikan sambutan, gubernur telah menjelaskan tentang jika dirinya kurang tidur.
“Saya baru tiba dari Jakarta, dan tidak bisa tidur selama perjalanan, total waktu tidur saya hanya 1 jam saja, saya bersedia divaksin karena saya yakin vaksin ini aman,” katanya.

Gubernur memastikan Vaksin Sinovac aman dan halal untuk disuntikkan ke tubuh.
“Ini vaksin telah diuji klinis melalui tahapan ketat sehingga aman dan halal untuk disuntik. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk divaksin, guna memutuskan mata rantai virus corona di Maluku,” katanya.

Setelah Gubernur divaksin, menyusul Sekda Maluku, Kasrul Selang, setelah itu Sekretaris Umum Sinode GPM, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman, serta pejabat lainnya, dan perwakilan tokoh agama dan tokoh pemuda.

Sejumlah pejabat juga sempat ditunda divaksin karena pemeriksaan awal tekanan darah mereka melebihi batas yang ditetapkan, termasuk Pangdam XV/Pattimura Agus Rohman, dan Ketua Komisi III DPRD Maluku Richard Rahakbauw.

Namun, setelah beristirahat sekitar 30 menit, Pangdam XV/Pattimura Agus Rohman, dan Ketua Komisi III DPRD Maluku Richard Rahakbauw kembali ditensi manual.
Hasilnya, tekanan darah keduanya menunjukan angka normal dan bisa divaksin. (Eln)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60