AMBON, MG.com- Kim Davits Marcus (KDM) ciri anak muda yang pantang menyerah memperjuangkan asanya meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Maluku Barat Daya (MBD).
Kegigihannya diperlihatkan dengan kesiapannya kembali berkompetisi di Pilkada MBD tahun 2020.
Pilkada 2020 merupakan yang kedua kalinya bagi Kim setelah sebelumnya maju di panggung yang sama tahun 2015. 
Dan, pada Kamis, (15/10/2019), Kim mendatangi Sekretariat DPW Nasdem untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal valon Wakil Bupati MBD periode 2020-2025.
Sebagai bakal Calon Wakil Bupati MBD, Kim ingin mendampingi bupati petahana, Benjamin Noach.
“Secara prinsip menggabungkan dua rasa ini butuh cemistry. Dan jika diberi pilihan saya lebih nyaman berpasangan dengan petahana karena pada Pemilu tahun 2015 kita kalah dengan petahana, padahal kita memiliki infrastruktur serta kesiapan dan daya dukung masyarakat yang cukup fanatik tapi kita kalah dengan petahana,” kata Kim kepada wartawan di Sekretariat DPW Partai Nasdem Ambon, Kamis (18/10/2019).
Dihadapan panitia penjaringan, Kim mengaku Partai Nasdem bukan partai baru baginya karena pada tahun 2015 pernah berproses di Nasdem, namun tidak terekomendasikan.
“Kalau seandainya waktu itu Nasdem rekomendasikan saya, maka hari ini saya incumbent Wakil Bupati Maluku Barat Daya,” kata Kim
Kim berharap, apa yang pernah dikomunikasikan 5 tahun lalu bisa ditindaklanjuti saat ini.
“Saya berharap, yang pernah terpeleset 5 tahun lalu bisa diperbaiki agar kita bisa berjalan bersama Partai Nasdem,” harapnya.
Pada kesempatan itu, Kim juga mengakui secara pribadi dirinya tidak memiliki kemampuan lebih seperti kandidat lain. “Kita berproses secara normal, alami. Tapi yang pasti sebagai anak MBD, kami siap berkompetisi membangun negeri, karena memamg kita pernah mencobanya di tahun 2015 lalu,” kata Kim.
Menurut Kim berbekal pengalaman saat berlaga di tahun 2015, seluruh kesiapan sudah dipersiapkan maksimal.
Untuk mewujudkan apa yang pernah diupayakan tahun 2015, selain mendaftar di Partai Nasdem, Kim mengaku dirinya jtelah memdaftar di PDI-P.
Dan nantinya alan mendaftar juga di partai lain misalnya, Partai Gerindra, Golkar dan Demokrat.
Alasan Kim kembali akan berlaga di Pilkada MBD, karena sebagai anak daerah yang lahir dan dibesarkan daerah tersebut, dirinya paham dengan seluruh denyut nadi daerah itu.
Berbekal pengalamannya sebagai anggota DPRD MBD 2009-2014, makanya Kim sangat menguasai seluruh persoalan di MBD dan tergerak hati untuk mewujudkan keinginannya memperjuangkan kesejahteraan bagi masyarakat MBD.
“Rasanya sangat penting untuk bersinergi dengan pihak dan seluruh komponen yang peduli untuk mengangkat MBD agar sejajar
dengan daerah lain di Maluku,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penjaringan DPW Partai NasDem Maluku, Abu Marasabessy berpesan agar KDM mengikuti proses pengambilan formulir hingga pengembalian formulir.
Selain itu, KDM juga diingatkan untuk mengikuti survei yang telah ditetapkan DPP Partai Nasdem melalui delapan lembaga survei yang telah ditentukan.
“Pada saat pengembalian formulir pendaftaran harus telah dilengkapi hasil survei dari salah satu lembaga survei yang telah ditetapkan DPP Partai Nasdem atau minimal SPK dari lembaga survei yang dipakai.
Sebab hasil survei menjadi salah satu tolok ukur dalam mempertimbangkan pemberian rekomendasi,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku ini.
Selain itu, Marasabessy juga mengingatkan KDM untuk mempersiapkan visi dan misi.
Sebab, jika sudah ditetapkan sebagai calon wakil bupati maka ada mekanisme pemaparan visi – misi.
Oleh sebab itu, dalam pengembalian berkas nanti ada penjelasan tentang visi misi. (On)










