PT Omega Prima Utama Siap Rangkul Anak Maluku

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Maluku memiliki potensi alam yang luar biasa, mulai dari perikanan sampai ke bahan tambang dalam perut bumi. Untuk mengolahnya dibutuhkan sinergitas antara pemerintah, investor dan masyarakat.

Guna memaksimalkan pengelohan hasil bumi tersebut maka Pemerintah Provinsi Maluku mengundang pengusaha asal Maluku untuk berinvestasi di daerah ini. Tentunya setelah melengkapi seluruh syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalan UU.

Salah satu putra Maluku yang ikut berinvestasi di Maluku adalah Ferdinand Patty. Pria asal Negeri Soya Kecamatan Sirimau Kota Ambon itu merupakan salah satu pengusaha sukses di ibukota.

Ferry panggilan akrabnya memutuskan untuk mengolah bahan tambang tembaga di Pulau Wetar Kabupaten Maluku Barat Daya.

Sebagai Direktur Utama PT Omega Prima Utama, Ferry memutuskan kembali ke Maluku dan ikut membangun daerah ini dengan potensi yang dimilikinya.

Ferry mengakui, pemerintah memiliki perhatian terhadap potensi yang ada, dan dirinya menyambut baik ubdangan untuk pulang kampung.

“Sebagai pengusaha, kita menyambut baik apa yang dilakukan pemerintah, apalagi misi Pemerintah Pusat yakni membangun dari Timur apalagi hal ini didorong Komisi VII DPR RI,” katanya kepada wartawan di Santika Hotel, Rabu (3/10/2018).

Menurutnya, bahan tambang yang terkandung di perut bumi Pulau Wetar setelah diteliti positif mengandung bahan tambang jenis tembaga.

Untuk mengolah bahan tambang tersebut, dirinya akan menggandeng anak daerah Maluku dan tidak harus mempekerjakan dari luar Maluku.

“Kita punya potensi, tambang jenis apapun harus perjuangkan anak daerah. Untuk tenaga ahli, harus siketahui bahwa banyak anak Maluku yang sukses di seluruh perusahaan tambang yang tersebar di Indonesia.   . Jadi kenapa harus ambil dari luar,  Unpatti punya tenaga yang bagus-bagus,” yakinnya.

Sebagai anak daerah Ferry pastikan perusahaannya akan membuka kantor di Maluku. Diakui, pihaknya memiliki izin lengkap, dan telah bergerak di Pulau  Wetar.

“Saat ini kita masih explorasi menuju eksploitasi,” katanya.  dan.kita dipanggil pukang untuk berinvestasi di Maluku. (on)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60