Warga Talake Dihajar Oknum Perwira Polda Maluku Hingga Babak Belur

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon, MG.com – Seorang tukang ojek bernama Lodewyk Adam (45), warga RT02/RW03 Talake, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, menjadi korban penganiayaan dari oknum Perwira Polda Maluku, Thomas Keliombar.

Kepada awak media, korban menceritakan kejadiannya bermula dari kesalahpahaman antara korban dan terduga pelaku.

Korban dianggap sebagai orang yang menuding pelaku adalah seorang pengguna narkoba. Padahal, korban sendiri merasa tidak melakukan apa-apa.

Karena kesal dengan tudingan itu, mantan petinju ini kemudian mendatangi korban, tepatnya di pangkalan ojek depan SMK Negeri 7 Ambon dan langsung melakukan penganiayaan, sehingga korban mengalami luka di bagian bibir, sikut, dan lutut.

“Awal kejadian itu pada hari Kamis (13/01/2022) sekitar Pukul 17.30 WIT, Saya sedang duduk di pangkalan ojek, tiba-tiba Thomas lewat dengan Mobil pribadinya, meneriaki nama saya, “Lodewyk, kamareng se carita beta apa (apa yang kamu ceritakan tentang saya)”. Seketika itu juga, Thomas turun dari mobilnya dan langsung memukul saya sebanyak 4 kali di wajah, dan 1 kali di belakang kepala, sehingga saya terjatuh,” tutur korban.

Tak sampai disitu saja, korban mengaku, dirinya juga sempat dikejar dengan parang, bahkan diancam akan ditembak oleh Thomas. Bahkan, saudara perempuan korban yang datang untuk menanyakan akar permasalahannya pun dicaci maki oleh Thomas.

“Saya dikejar dengan parang, lalu dia juga bilang mau tembak saya. Saya punya saudara perempuan yang datang tanya baik-baik saja di caci maki,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, korban langsung melakukan pelaporan di Propam Polda Maluku, Jl. Sultan Hasanuddin, Sirimau, Kota Ambon. Akan tetapi pihak Propam meminta korban menunjukkan hasil visum dan membawa saksi mata kejadian.

Maka dari itu, korban berencana melaporkan kembali insiden yang melukai dirinya itu dengan membawa sejumlah persyaratan dimintai pihak Propam.

“Saya berharap pihak kepolisian bisa memproses laporannya secara adil dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” harap korban

Untuk diketahui, Thomas Keliombar berurusan dengan Propam Polda Maluku bukan baru kali ini. Dirinya sudah beberapa kali dilaporkan atas tudingan penganiayaan serta penipuan. (Vatal)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60