Polsek KPYS Amankan Pelaku Pembawa 50 kg Cairan Diduga Merkuri

  • Whatsapp
ilustrasi
banner 468x60

AMBON, MG.com – Polisi yang bertugas di Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) berhasil menggagalkan puluhan kilogram bahan kimia berbahaya yang dibawa salah satu calon penumpang KM Ngapulu, yakni AS.

Barang yang diduga bahan kimia berbahaya berupa cairan merkuri berwarna perak. Bahan kimia ini dibutuhkan penambang untuk  pemurnian emas namun dampak dari penggunaan bahan kimia berbahaya tersebut adalah pengrusakan lingkungan.

 

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda I. Leatemia di Ambon, Minggu, (06/06/2021) menjelaskan, pelaku diamankan saat berada di samping KM Nggapulu yang merapat di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

” AS langsung diamankan di Polsek KPYS berserta barang bukti,” kata Leatemia.

Saat ini lanjut Leatemia, polisi telah memeriksa empat orang sebagai saksi, sementara pelaku yang sudah ditetapkan tersangka dijerat melanggar Pasal 158 juncto Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Leatemia menjelaskan, temuan tersebut berawal ketika anggota Polsek KPYS melaksanakan pengamanan embarkasi KM Nggapulu, tepatnya samping tangga naik pada kapal tersebut.

Anggota mencurigai seorang penumpang yang membawa barang bawaan berupa dua buah kardus berwarna cokelat. Kardus ini dibungkus dengan tas kresek berwarna hitam dan dibalut lakban berwarna cokelat yang diikat dengan tali berwarna biru.

Setelah pemeriksaan, ditemukan masing-masing kardus berisikan lima botol plastik dengan berat per botol 8 kilogram dan dua botol plastik seberat 5 kg dengan total 50 kg berisikan cairan berwarna perak diduga merkuri. (VAT)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60