Tarif Parkir Kota Ambon Naik

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Pemerintah Kota Ambon telah mengeluarkan Surat Keputusan Walikota Ambon Nomor 16 tahun 2021 tentang kenaikan tarif parkir kendaraan di Kota Ambon.
Keputusan ini ditempuh lantaran selama ini pemilik kendaraan memarkirkan kendaraan sesuka hati dan dalam jangka waktu yang lama.
Selain itu, Pemerintah Kota Ambon juga menentukan lima kawasan zona progresif parkir tarif per jam.

Hal itu disampaikan Walikota Ambon Richard Louhenapessy dalam keterangan pers kepada wartawan di Balai Kota Ambon. Senin (17/05/2021)

Dikatakan, pada kawasan atau lima zona progresif parkir per jam, bakal diterapkan parkiran jam-jaman untuk kendaraan milik masyarakat, baik roda empat, roda enam dan roda delapan
“Adapun kawasan yang masuk dalam zona progresif adalah kawasan A.Y Patty, A.M Sangadji, Sultan Hairun, Said Perintah dan kawasan Ponegoro,” jelasnya

Dikatakan, pada lima kawasan progresif ini pemilik kendaraan bakal dikenakan biaya parkir jam jaman, dimana biaya parkir kendaraan roda empat sebesar Rp 4000 pada jam pertama yang kemudian akan dikenakan biaya tambahan pada jam kedua sebesar Rp 2000 dan seterusnya pada jam ketiga juga sebesar Rp 2000 dan seterusnya.

Hal yang sama dikenakan kepada kendaraan roda enam dengan biaya parkir sebesar Rp 6000 pada jam pertama dan Rp 2000 pada jam berikutnya. Sehingga biaya parkir awal dan tambahan waktu akan dibayarkan sesuai dengan jumlah akumulasinya, jika kendaraan tersebut tetap terparkir di tempat yang sama.

Terkait kawasan parkiran progresif ini,  untuk kendaraan roda dua tidak dikenakan bea parkir per jam. Hanya tarif sekali parkir sebesar Rp 3000.

Dijelaskan untuk parkiran kawasan umum biaya parkir kendaraan roda dua adalah Rp 3000, kendaraan roda empat Rp 5000, roda enam sebesar Rp 6000. Roda delapan sebesar Rp10.000.

Terkait rencana tersebut, para juru parkir bakal  dibekali dengan alat progresif, sehingga bisa tertanggung jawab karena pada alat ini akan menjelaskan berapa lama kendaraan terparkir dan berapa besar biaya yang akan dibayarkan.

Dengan demikian, Louhenapessy berharap apa yang merupakan potensi perlu mendapat perhatian serius, salah satunya terkait tingkat interaksi sosial dan pembenahan sistem transportasi dan perparkiran. Sebagai salah satu sektor yang memberikan pendapatan signifikan untuk kota dengan nilai kurang lebih Rp 5 miliar.

Disinggung soal pemilik tokoh yang juga memiliki kendaraan roda empat, Louhenapessy didampingi oleh Sekretaris Kota Ambon dan Plt Kadis Perhubungan Kota Ambon menjelaskan pihaknya sementara membuat draf atau sistem teknis untuk melakukan pembayaran parkiran secara bulanan. Dan tentunya itu masih dalam kajian. Termasuk taksi yang juga selama ini menggunakan badan jalan untuk parkir berhari hari,

“Peraturan ini berlaku untuk semua plat kendaraan, entah plat merah, plat hitam, plat putih semuanya kenal dengan peraturan ini kecuali tidak ada plat,” tegasnya. ( FAL)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60