Tak Ada Proyek Fiktif, Gedung Islamic Center Telah Direhab

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Penataan kawasan dan rehabilitasi Gedung Islamic Center bukan dikerjakan melalui dana SMI tapi merupakan kegiatan reguler tahun 2020 sesuai dengan nomor kontrak 34/SPK/FSK/CK/X/ 2020 tertanggal 11 Oktober hingga 19 Desember 2020 dan didanai APBD 2020. Demikian dijelaskan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku, Afandy Hassnussy kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (16/03/2021), sekaligus meluruskan pemberitaan yang beredar selama ini.

Menurutnya, rehab Islamic Center dilakukan lantaran gedung tersebut merupakan aset Pemerintah Daerah yang harus diselamatkan.
“Sudah ada perbaikan, jika kita lihat kondisi gedung sebelum direhab cukup miris karena bagian belakang bersershkan sampah dimana-mana, tidak tertata dengan baik,” katanya.

Berkaitan dengan kondisi saat ini kata Hasanussy, dimasa pandemi, pihaknya ingin ada pelibatan UMKM, tenaga kerja baru dan lainnya. Dan ini juga berdampak pada pariwisata.
“Apa yang kita mau buat, setidaknya ada yang mau kita jual dan kondisi yang ada jauh sekali perubahannya. Jadi bukan tidak ada kerja fisik ada pekerjaannya karena ada nomor kontraknya,” jelasnya.

Hasanussy menjelaskan, pekerjaan rehab dilakukan pada bagian samping Islamic Centre dari samping hingga belakang, ada Musholla, tempat wudhu, ruang pertemuan.
“Ini untuk mengembalikan fungsi gedung tersebut, sudah beberapa tahun terakhir ini Gedung Islamic Center tidak terawat dengan baik. Sekarang pengelolaannya di Perumda Panca Karya. Tapi yang jelas itu aset Pemda Maluku dan dukungan Dinas PUPR hanya untuk pengembangan pariwisata, mendukung Water From City, karena kita ingin jual keindahan laut Teluk Ambon, minimal ada yang bisa kita mulai perbaiki dan ada yang bisa dijual,” katanya.
Namun yang pasti, Gedung Islamic Center akan berdampak pada pengelolaan PAD. “Jangan sampai ada kecurigaan karena semangat kita untuk membangun,” tandasnya.

Untuk diketahui, Dinas PUPR Provinsi Maluku dituding mencairkan anggaran senilai Rp 3.010. 000.000 untuk rehabilitasi gedung Islamic Center, di kawasan Pantai Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Pekerjaan rehab tersebut dipercayakan kepada PT Erloom Anugerah Jaya, yang berĀ­alamat di Jalan Skip, RT: 001/06 Kota Ambon, dengan nomor kontrak: 34/SPK/FSK/CK/X/2020.

Namun hingga kini di tahun 2021, tak ada satupun pekerjaan yang menyentuh Gedung Islamic Center. (Ces)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60