Proyek Drainase Hambat Penetapan KTL di Kota Ambon

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Proyek pekerjaan drainase milik Dinas PUPR Maluku menghambat percepatan ruas jalan AY. Patty dan Slamet Riyadi sebagai Kawasan Tertib Lalulintas (KTL).
Padahal, dua ruas jalan utama di Kota Ambon tersebut merupakan contoh percepatan KTL. Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, Robby Sapulette kepada wartawan, Senin ( 01/03/2021).

Menurut Sapulette, sebenarnya ada keinginan percepat proses pemberlakuan dua ruas jalan itu sebagai KTL, namun masih terkendala proyek pekerjaan drainase dan trotoar yang saat ini sedang berlangsung.
“Kita ingin percepatan penerapannya. Namun diketahui sendiri, semua drainase dan trotoar didalam Kota, termasuk yang berada di dua jalan itu, sedang dikerjakan, ” paparnya.

Berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi Maluku, tambahnya, proses pekerjaan drainase dan trotoar, dipastikan rampung pada akhir Maret 2021 mendatang

Sapulette mengakui, untuk penetapan dua ruas jalan tersebut sebagai KTL, pihaknya telah bertemu dengan dengan Forum Lalulintas Provinsi, dan telah disepakati bersama.
“Dua ruas jalan tersebut, telah disepakati bersama untuk dijadikan sebagai KTL di Kota Ambon, ” ungkapnya.

Dua ruas jalan itu, kata Robby, nantinya akan menjadi contoh awal di Kota Ambon, dengan harapan muncul ruas-ruas jalan lainnya, untuk ditetapkan sebagai KTL.
“Baru dua ruas jalan yang ditetapkan. Setelah berjalan program KTL, tidak menutup kemungkinan akan ada ruas jalan lain, yang nantinya menyandang status KTL juga,” jelasnya.

Menurutnya, harus ada Perwali tentang KTL, supaya ada legalitas secara hukum agar bisa dilakukan penertiban sesuai dengan status yang disandang Jalan A. Y Patty dan Slamet Riyadi, ” terangnya. (Fal)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60