PIRU, MG.com – Ada tiga desa yang terindikasi beredarnya narkoba di Kabupaten SBB yakni : Desa Kamal Kecamatan Kairatu Barat, Desa Kamariang Kecamatan Kairatu dan Desa Hualoi Kecamatan Amalatu.
Demikian dikemukakan Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP. Bayu Tarida Butar-Butar dalam kunjungan kerjanya di beberapa Polsek dalam program Duduk Bacirita Kamtibmas bersama Kapolres SBB, Sabtu (05/09/2020) di Polsek Kairatu.
Dalam kunjungannya Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari SBB, Ny. Chici Butar Butar beserta sejumlah PJU lingkup Polres SBB.
Pada kesempatan tersebut Kapolres meminta masyarakat agar menjauhi narkoba dan minuman keras.
“Saya menghimbau agar masyarakat mengganti produksi miras jenis sopi dengan pembuatan gula merah,” katanya.
Kapolres juga meminta agar masyarakat tudak mengkonsumsi minuman keras guna menekan terjadinya kekerasan ditengah masyarakat.
“Jangan mengkonsumsi minuman keras agar kekerasan yang sering terjadi bisa ditekan,” katanya.
Kapolres juga mengharapkan kepada Forkopimcam agar sinergitas yang sudah terjalin serta didukung oleh tokoh- tokoh masyarakat, agama dan lainnya lebih ditingkatkan karena situasi pandemik ini secara pisiologis masyarakat butuh kehadiran pimpinannya.
“Masyarakat butuh kehadiran pimpinannya untuk memberikan pengetahuan, ilmu dan informasi-informasi yang benar,” jelasnya.
Menurutnya, di masa pandemik ini ada yang dinamakan pentahelik atau unsur- unsur yang terjalin dengan baik untuk mengatasi permasalahan pandemik ini. Unsur yang dimaksud adalah masyarakat, pemerintah. Pebisnis, Bank, CSA, media dan akademisi.
“Saya mengharapkan media jangan membuat berita-berita bohong yang membuat masyarakat bingung,” katanya tegas.
Selain itu, Kapolres berharap, masyarakat berperilaku baik dan menerapkan pola hidup sehat serta tetap mempraktekkan 3M yakni, Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak. (Kos)









