Wamen PUPR Tinjau Jembatan Waekaka

PIRU, MG.com – Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhon Wempi Wetipo beserta rombongan lakukan kunjungan kerja yakni meninjau Lokasi pembangunan Jembatan Waekaka Desa Tala Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selasa (28/08/2020).

Rombongan Wamen PUPR didampingi Kepala Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku, J. S. Damanik dan Kepala Dinas PUPR Maluku, Mat Marasabessy.

Kedatangan Wamen PUPR disambut Bupati SBB Drs. M. Yasin Payapo, Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroho,
Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butar Butar, Ketua DPRD SBB Abdul Rasid Lisaholi, Ketua Pengadilan Dataran Honipopu Johannis D. Mallo.

Juga terlihat, Kepala kejaksaan Sugih Karvallo, Sekda SBB, M.Tuharea, Pabung1502/masohi Mayor Inf D.Mado, Danramil 1502-08/Kairatu Kapt. Arm Ismail Lestaluhu dan pimpinan OPD lingkup Kabupaten SBB.

Wamen didampingi Bupati dan Forkopimda SBB meninjau pembangunan jembatan Waekaka dan ruas jalan yang longsor di sekitar lokasi jembatan Waekaka.

Kepala BPJN Wilayah Maluku, J. S. Damanik menyampaikan, Pembangunan Jembatan Waekaka merupakan prioritas Presiden untuk itu segera dilakukan pembangunan jembatan Waekaka dan ruas jalan yang longsor
“Jembatan Waekaka juga merupakan akses tiga kabupaten di wilayah Seram untuk itu segera dilakukan pembangunan jembatan yang permanen sehingga roda perputaran ekonomi di wilayah Seram berjalan normal,” kata Damanik..

Dalam paparannya, Damanik menjelaskan, ruas jalan yang rusak di sekitar lokasi Jembatan Waekaka segera dibuatkan tanggul penahan air sehingga pengikisan air terhadap jalan tidak melebar.
“Untuk pembangunan Jembatan Waekaka, sudah kami tangani namun ada beberapa kendala yang disebabkan alam diluar prediksi kami sehingga sampai dengan sekarang pembangunan masih belum jalan,” katanya.

Damanik mengakui, anggaran pembangunan Jembatan Waekaka sudah diterima dan kami akan melanjutkan pekerjaan menunggu debit air sungai berkurang.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin pembangunan jembatan Waekaka ini secepatnya diselesaikan, sehingga tidak bertemu musim hujan tahun depan,” janjinya.

Menurutnya, setelah debit air sungai berkurang pihaknya akan membangun Jembata Darurat wWekaka, sehingga jembatan lama dirobohkan kemudian dibangun jembatan permanen sesuai dengan kontrak yang disepakati.
“Kami akan segera menindak lanjuti arahan Wakil Mentri PUPR terkait pembangunan Jembatan Waekaka dan ruas jalan yang longsor,” katanya. (Kos)

Tinggalkan Balasan