NAMLEA, MG.com – Akibat mengemudi dengan kecepatan tinggi, mobil Dinas Sosial Kabupaten Buru nomor polisi DE 8076 DM warna putih yang dikemudikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buru, Juber Surnia menabrak sepeda motor Honda Beat hitam tanpa plat nomor yang dikemudikan Sedek Loilatu, Rabu (13/11/2019) pukul 14.00 wit.
Tabrakan ini berawal mobil Mitsubishi Triton warna putih yang dikemudikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buru Drs.Juber Surnia dari arah Desa Airbuaya dengan tujuan Namlea.
Setelah sampai di tikungan Waeula Desa Persiapan Waeula Kecamatan Airbuaya, pengemudi mobil kaget sebuah mobil warna hitam yang muncul dari arah berlawanan. Pengemudi mobil berusaha menghindar, namun karena mobil melaju dalam kecepatan tinggi sehingga tidak bisa dikendalikan akibatnya mobil terbalik dan menghantam sepeda motor yang dikendarai Zedek Loilatu.
Tabrakan tersebut mengakibatkan mobil Dinsos Buru tersebut terputar 90 derajat celsius.
Pengemudi Mobil Drs.Juber Surnia bersama empat orang staf Dinas Sosial Kabupaten Buru lansung dirujuk ke RSUD Namlea untuk mendapat perawatan medis dengan menggunakan mobil dinas Camat Airbuaya Toyota Warna Hitam No Pol : DE 8757 XX sedangkan pengemudi sepeda motor dibawa ke Puskesmas Wamlana untuk mendapatkan perawatan medis.
Dari laka lantas tersebut, korban luka masing-masing, pengemudi mobil Drs.Juber Surnia mengalami sesak nafas akibat benturan dibagian dada.
Abdul Rachmam Rumagia mengalami luka lecet dibagian kepala serta memar dibagian dada dan untuk ketiga staf yang lain hanya mengalami shock atau trauma akibat kecelakaan.
Saat ini para korban telah dirujuk ke RSU Namlea⁸.
Pengemudi Sepeda motor Honda Beat Sedek Loilatu mengalami patah kaki bagian kanan, luka memar pada mata bagian kanan, lecet pada lutut kaki kiri, lecet pada tangan kiri, luka sobek pada telapak kaki sebelah kiri.
Sedangkan wanita yang dibonceng, Hamsin Umasugi mengalami luka robek pada kaki sebelah kanan, luka memar dan bengkak pada mata.
Korban pengemudi sepeda motor dan yang dibonceng sementara masih mendapat perawatan di Puskesmas Fenaleisela dan belum bisa memberikan keterangan karena masih dalam trauma. (An)










