Astaga, RSUD Tulehu Terapkan Pelayanan Berbayar ke Korban Gempa

AMBON, MG.com – Saat ini, pihak RSUD dr. Ishak Umarela Tulehu telah menetapkan tarif pelayanan RS kepada korban gempa.
Pelayanan berbayar ini telah berlaku sejak berakhirnya status Tanggap Darurat Bencana pada 09 September 2019.

Menyikapi hal ini Ketua DPRD Maluku Sementara, Lucky Wattimury meminta agar seluruh pihak berpikir positif denhan kondisi tersebut.
“Jangan sampai maksud dengan prabayar tersebut adalah uang untuk membeli obat yang tidak ada di RS itu,” katanya.

Namun yang pasti, kata Wattimury, tugas pemerintah memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi.
“Jangan lagi memberatkan pengungsi dengan pembayaran yang macam-macam. Mereka telah kesusahan, tinggal di tempat pengungsian dan dikasih beban bayar RS. Saya akan tinjau langsung ke Tulehu,” katanya.

Menurutnya Wattimury, informasi ini baru ditemukan, selama ini pihaknya selalu berkoordinasi dengan Posko Penanggulangan Bencana yang dikoordinir Plt. Sekda Maluku di Makorem serta Posko Kesehatan Dinas Kesehatan dan semuanya menjelaskan tentang pelayanan kesehatan terhadap pengungsi yang makaimal.
“Tapi kalau informasi seperti itu maka akan ditindaklanjuti, jika benar maka hal ini tidak boleh terjadi dan kita juga akan mencari tahu kenapa ada pembayaran dan kendalanya apa,” katanya.

Untuk itu, DPRD Maluku akan diupayakan agar tidak menimbulkan persoalan baru, karena kasihan masyarakat telah susah. “Kita akan turun ke sana, jika kendalanya di BPJS maka kita akan pakai jalur lain yang bisa dihunakan agar tidak membebani masyarakat korban gempa,” ulangnya. (On)

Tinggalkan Balasan