Pangdam XVI/Pattimura Hadiri MTQ ke XXVIII di Buru

AMBON, MG.com – Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq, hadiri Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur-an (MTQ) KE XXVIII Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2019.
Pembukaan MTQ tingkat Provinsi Maluku dibuka Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Drs. Murad Ismail di Kota Namlea Kabupaten Buru.
Sebelymnya, Pangdan XVI/Patimura melaksanakan kunjungan di beberapa satuan di Pulau Buru Namlea, didampingi Asintel Kasdam XVI/Patimura Kolonel Inf. R. Suranto, S.I.P , Kabintal Kodam XVI/Pattimura Kolonel Inf. Drs. Susilo, Jumat (14/6/2019).

Pangdam XVI/Pattimura mengunjungi Kompi Senapan A Yonif 731/ Kabaresi di jikumerasa dan Kodim 1506/ Namlea. Saat kunjungan tersebut, Pangdam XVII/Pattimura memberi arahan sekaligus halal-bihalal kepada seluruh perajuri TNI dan PNS yang bertugas di Kabuten Buru.

Pangdam XVI/Pattimura dalam arahanya kepada Prajurit TNI maupun PNS menyampaikan beberapa hal antara lain, Pangdam di seluruh Indonesia mendapatkan teleconfrence dari Panglima TNI mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota TNI yang turut serta mengamankan kegiatan besar yaitu Pilpres dan hari raya Idul Fitri.

“Informasi yang beredar di media sosial susah dibedakan mana yang benar dan mana yang salah, yang bertujuan merusak sinergitas antara TNI dan POLRI, untuk itu gunakanlah media sosial dengan sebaik – baiknya, jangan nantiya apa yang kita uploade di media sosial menjadikan citra TNI AD rusak,” ingatnya.

Pangdam XVI/Pattimura menghimbau seluruh prajurit, bahwa Pulau Buru merupakan daerah subur dan menjadi andalan dalam sektor pertanian, guna memenuhi kebutuhan pangan di Wilayah Maluku.

“Saya harapkan seluruh Babinsa untuk ikut serta membantu dan mengarahkan masyarakat mempertahankan dan meningkatkan kondisi yang sudah ada saat ini. Selain sektor pertanian, sektor perikanan dapat diandalkan untuk itu diharapkan agar laksanakan pengawasan dalam melakukan penangkapan ikan, dengan cara benar dan jangan melakukan penangkapan ikan dengan metode yang tidak sesuai dengan ketentuan Hukum yaitu menggunakan racun dan bahan peledak,” ingatnya. (An)

Tinggalkan Balasan